Kondisi Tidak Aman Saat Bekerja

Kondisi Tidak Aman Saat Bekerja

Pada saat bekerja, keamanan kerja merupakan sesuatu hal yang sangat penting. Dalam hal ini keamanan kerja adalah keadaan atau situasi aman yang dirasakan oleh seseorang pada saat melakuakan pekerjaan. Ada beberapa kondisi tidak aman saat bekerja yang bisa mengakibatkan kecelakaan dan luka-luka dalam hubungan kerja, antara lain yaitu:

1)      Penjagaan yang tidak cukup ketat terhadap barang-barang berbahaya.

2)      Tidak adanya penjagaan, dalam arti tempat-tempat yang berbahaya seperti jalan-jalan sempit, kawat-kawat listrik atau bahan-bahan peledak yang tidak di lindungi atau ditutupi dengan cara tertentu, dsb.

3)      Aturan yang berbahaya, biasanya dikenal sebagai “pemeliharaan buruk” dalam jenis keadaan tidak aman, termasuk tempat kerja dan lapangan kerja yang tidak teratur, pemasangan mesin dan fasilitas produksi lainnya yang tidak tepat.

4)      Model atau konstruksi yang tidak aman, disini termasuk mesin, perlengkapan, bangunan perusahaan atau fasilitas yang memiliki struktur yang tidak aman karena adanya suatu kesalahan lahan dalam rancangan atau konstruksi awal.

5)      Pakaian yang tidak aman, termasuk sepatu tua, pakaian yang robek atau penuh minyak, kacamata pengaman, ikat pinggang pengaman dan alat pengaman perorangan lainnya yang tidak tersedia.

6)      Penerangan yang tidak tepat, terlalu banyak penerangan, penerangan yang tidak cukup, cahaya yang berwarna salah (cahaya yang silau atau cara mengatur system penerangan yang mengakibatkan adanya tempat-tempat remang atau terlalu banyak perbedaan).

7)      Penganginan yang tidak aman, kumpulan uap, debu, gas atau asap, system penganginan yang kapasitasnya tidak sesuai, tempatnya tidak tepat atau pengaturannya tidak cocok atau mengunakan udara kotor untuk pertukaran hawa, keadaan panas dan kelembaban yang tidak biasa.

Dalam hal ini untuk mengatasi kondisi yang tidak aman saat bekerja, maka ada beberapa hal yang harus diperbuat, antara lain yaitu:

1)      Menyingkirkan Segala Bahaya
Kita ambil contoh apabila ada alat pengangkut berat terletak pada suatu panggung kerja dan alat tersebut mudah jatuh dan mungkin melukai seseorang, maka sebaiknya kita memindahkan alat tersebut ke tempat yang seharusnya.

2)      Peringatan
Jika tidak mungkin untuk menggunakan alat penjagaan, maka buatlah peringatan mengenai keadaan yang tidak aman tersebut. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan tugas kepada seseorang untuk menempatkan tanda bahaya. Alat Bantu yang bisa digunakan untuk memberi peringatan misalnya garis bercat, terompet, lonceng, peluit, lampu-lampu sinyal, bendera merah atau tanda yang perkataan “bahaya”.

3)      Anjuran
Membuat anjuran-anjuran tertentu tentang cara untuk mengilangkan keadaan-keadaan yang tidak aman.

Kondisi Tidak Aman Saat Bekerja
Lebih lanjut jika berbicara tentang bagaimana cara bekerja dengan aman, maka bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal berikut:

1)      Lingkungan Kerja
a)      Mengusahakan lingkungan kerja agar memenuhi syarat-syarat lingkungan kerja yang baik (ventilasi, cahaya, penerangan, sanitasi dan suhu udara).
b)      Meningkatkan pemeliharaan rumah tangga (penimbunan, pengaturan mesin, bejana dan sebagainya).
c)      Memelihara keadaan gedung sehingga keselamatan kerja terjamin (mempunyai alat pemadam kebakaran, lubang ventilasi, pintu keluar darurat, laintai yang baik, dsb).
d)      Merencanakan lingkungan kerja dengan baik (pengaturan operasi, pengaturan tempat untuk mesin, proses yang selamat, pedoman-pedoman pelaksanaan kerja, aturan-aturan kerja, peralatan kerja yang cukup, dan sebagainya).

2)      Mengadakan perawatan terhadap mesin dan alat kerja. Kurangnya perawatan terhadap mesin dan alat kerja sering mengakibatkan bencana besar yang dapat mengancam keamanan dan keselamatan kerja.

3)      Manusia, yakni dengan meningkatkan tanggung jawab terhadap pekerjaan, meningkatkan kecakapan dan kedisiplinan pekerja, memperbaiki cara kerja melalui pelatihan/pendidikan, mengadakan pemeriksaan keseehatan dan menyelarskan keadaan fisik atau kemampuan seseorang dengan bidan kerja atau alat yang digunakan.

4)      Menggunakan alat-alat pelindung kerja. Jenis pekerjaan tertentu mengharuskan para pekerja untuk menggunakan alat pelindung kerja. Contohnya helm, pakaian kerja, kaca mata, sarung tangan dan sebagainya.

Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 25.9.19

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

TIPE-TIPE PEMBELI

TIPE-TIPE PEMBELI Taukah anda bahwa pembeli ternyata memiliki beberapa tipe. Hal ini dilihat dari bagaimana karakteristik seorang pembeli...