Bagaimana Cara Bekerja dengan Aman?

Bagaimana Cara Bekerja dengan Aman?

Keamanan kerja adalah keadaan atau situasi aman yang dirasakan oleh seseorang pada saat melakuakan pekerjaan. Cara bekerja dengan aman bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal berikut ini :

1)      Lingkungan Kerja
a)      Mengusahakan lingkungan agar memenuhi syarat-syarat lingkungan kerja yang baik (ventilasi, penerangan, cahaya, sanitasi dan suhu udara).
b)      Merencanakan lingkungan kerja dengan baik (pengaturan operasi, pengaturan tempat untuk mesin, dll).
c)      Memelihara keadaan gedung sehingga keselamatan kerja terjamin (mempunyai pintu keluar darurat, alat pemadam kebakaran, lubang ventilasi dan laintai yang baik).
d)      Meningkatkan pemeliharaan rumah tangga (penimbunan, pengaturan mesin, bejana-bejana dan lain-lain).
e)      Proses yang selamat, (peralatan kerja yang cukup, pedoman-pedoman pelaksanaan kerja, aturan-aturan kerja).

2)      Mengadakan perawatan terhadap mesin dan alat kerja. Kurangnya perawatan terhadap mesin dan alat kerja sering berakibat terjadinya bencana besar yang mengancam keamanan dan keselamatan kerja (contoh: mesin meledak dsb).

3)      Manusia, yakni dengan meningkatkan kecakapan dan kedisiplinan pekerja, memperbaiki cara kerja melalui pelatihan atau pendidikan, meningkatkan tanggung jawab terhadap pekerjaan, mengadakan pemeriksaan kesehatan dan menyelarskan keadaan fisik atau kemampuan seseorang dengan bidang kerja atau alat yang dipergunakan.

4)      Menggunakan alat pelindung. Jenis pekerjaan tertentu mengharuskan seorang pekerja untuk menggunakan alat pelindung kerja. Contohnya helm kerja, pakaian kerja, kaca mata, sarung tangan dan sebagainya.

5)      Membatasi makanan yang terlalu merangsang bau badan, seperti misalnya bawang putih, bawang merah, keju, minuman beralkohol, daging kambing, jengkol dan sebagainya.

Bagaimana Cara Bekerja dengan Aman?
Lebih lanjut jika berbicara tentang bagaimana cara bekerja dengan aman, maka bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal berikut:

1)      Lingkungan Kerja
a)      Mengusahakan lingkungan kerja agar memenuhi syarat-syarat lingkungan kerja yang baik (ventilasi, cahaya, penerangan, sanitasi dan suhu udara).
b)      Meningkatkan pemeliharaan rumah tangga (penimbunan, pengaturan mesin, bejana dan sebagainya).
c)      Memelihara keadaan gedung sehingga keselamatan kerja terjamin (mempunyai alat pemadam kebakaran, lubang ventilasi, pintu keluar darurat, laintai yang baik, dsb).
d)      Merencanakan lingkungan kerja dengan baik (pengaturan operasi, pengaturan tempat untuk mesin, proses yang selamat, pedoman-pedoman pelaksanaan kerja, aturan-aturan kerja, peralatan kerja yang cukup, dan sebagainya).

2)      Mengadakan perawatan terhadap mesin dan alat kerja. Kurangnya perawatan terhadap mesin dan alat kerja sering mengakibatkan bencana besar yang dapat mengancam keamanan dan keselamatan kerja.

3)      Manusia, yakni dengan meningkatkan tanggung jawab terhadap pekerjaan, meningkatkan kecakapan dan kedisiplinan pekerja, memperbaiki cara kerja melalui pelatihan/pendidikan, mengadakan pemeriksaan keseehatan dan menyelarskan keadaan fisik atau kemampuan seseorang dengan bidan kerja atau alat yang digunakan.

4)      Menggunakan alat-alat pelindung kerja. Jenis pekerjaan tertentu mengharuskan para pekerja untuk menggunakan alat pelindung kerja. Contohnya helm, pakaian kerja, kaca mata, sarung tangan dan sebagainya.

Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 25.9.19

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

TIPE-TIPE PEMBELI

TIPE-TIPE PEMBELI Taukah anda bahwa pembeli ternyata memiliki beberapa tipe. Hal ini dilihat dari bagaimana karakteristik seorang pembeli...