Cara Pencegahan Kebakaran di Tempat Kerja

Cara Pencegahan Kebakaran di Tempat Kerja

Kebakaran yang tidak terduga bisa saja terjadi, baiasanya terjadi di daerah beriklim panas dan kering, dilingkungan kumuh, bahkan juga bisa terjadi diperkantoran akibat dari arus pendek. Dalam hal ini pencegahan kebakaran merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk semua orang yang bersangkutan dan perlu dilakukan dengan cepat.

Pencegahan lebih baik daripada memadamkan kebakaran, namun harus ditekan pada pentingnya peralatan dan perlengkapan lain untuk pemadaman kebakaran dipelihara dalam keadaan baik. Pihak manajemen dan pengawasan harus diberitahukan mengenai apa yang seharus dilakukan pegawai apabila terjadi kebakaran.

Kebakaran perusahaan merupakan suatu hal yang tidak diinginkan. Karena kebakaran perusahaan merupakan sebuah penderitaan dan malapetaka, khususnya bagi mereka yang tertimpa kecelakaan dan bisa berakibat pada hilangnya pekerjaan, meskipun mereka tidak cedera. Kebakaran bisa terjadi di luar jam kerja maupun pada jam kerja. Kebakaran diluar jam kerja akan berpengaruh pada sosial/ekonomi yang besar.

Kebakaran umum yang terjadi biasanya disebabkan karena hal-hal sebagai berikut:
1)      Nyala api terbuka
2)      Merokok
3)      Zat cair yang mudah terbakar
4)      Kabel-kabel listrik
5)      Mesin-mesin yang tidak terawat dan menjadi panas
6)      Ketata rumah tanggaan yang buruk

Cara Pencegahan Kebakaran di Tempat Kerja

Peristiwa-peristiwa yang mengakibatkan terjadinya kebakaran anara lain sebagai berikut:
1)      Nyala api dan bahan-bahan yang pijar
2)      Peledakan uap dan gas
3)      Penyinaran
4)      Percikan api
5)      Peledakan debu atau noktah-noktah cair
6)      Reaksi kimiawi
7)      Terbakar sendiri

Pencegahan dan penanggulangan kebakaran adalah semua tindakan yang berhubungan dengan pengamatan, pencegahan dan pemadaman kebakaran yang meliputi pelindungan jiwa dan keselamatan manusia serta perlindungan harta kekayaan. Pencegahan kebakaran dan penanggulangan korban kebakaran dari lima prinsif pokok, antara lain yaitu:
1)      Pembuatan bangunan yang tahan api
2)      Pencegahan kecelakaan sebagai akibat kecelakaan atau keadaan panik
3)      Pengawasan yang teratur dan secara berkala
4)      Penemuan kebakaran pada tingkat awal dan pemadamannya
5)      Pengendalian kerusakan untuk membatasi kerusakan sebagai akibat kebakaran.

Jika kita mendengar alarm kebakaran berbunyi, maka prosedur yang harus diambil untuk mengatasi masalah secara umum yaitu:
1)      Tenangkan diri
2)      Ambil alat pemadam kebakaran yang tersedia, semprotkan kesumber api
3)      Jika belum membantu, maka mataikan listrik
4)      Minta orang-orang untuk tidak panik dan secara teratur untuk menyelamatkan diri dan membantu
5)      Selamatkan dokumen-dokumen atau barang-barang yang mempunyai nilai tinggi
6)      Laporkan kepada instansi terkait untuk meminta pertolongan melalui telepon.
7)      Selamatkan diri.
Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 25.9.19

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

TIPE-TIPE PEMBELI

TIPE-TIPE PEMBELI Taukah anda bahwa pembeli ternyata memiliki beberapa tipe. Hal ini dilihat dari bagaimana karakteristik seorang pembeli...