14 Tips Memilih Franchise yang Baik dan Menguntungkan

Memilih Franchise (Waralaba) - Jika Anda sudah memutuskan untuk mulai menekuni bisnis franchise maka ada baiknya Anda memperhatikan terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan franchise yang akan Anda pilih agar tidak merugikan Anda nantinya. Ada beberapa kriteria yang bisa dijadikan referensi ketika Anda memilih franchise, yaitu sebagai berikut:

{|CATATAN| Jika Anda belum mengetahui apa itu franchise (waralaba), silahkan kunjungi artikel berikut: Bisnis Waralaba, Solusi Terbaik Memecahakan Kebingungan dalam Berbisnis}

1.      Keunikan

Konsumen selalu mencari sesuatu yang spesial, menarik dan berbeda dengan yang lain. Oleh karena itu pilihlah franchise yang menawarkan produk yang unik. Unik disini adalah mempunyai ciri khas yang tak mudah ditiru tetapi dapat diterima oleh banyak orang, dengan begitu Anda akan mudah menjual produk tersebut.

2.      Diferensiasi Produk

Diferensiasi produk atau keanekaragaman produk sangat penting dalam menjalankan sebuah bisnis, kita tahu bahwa konsumen cenderung cepat bosan jika disuguhi produk yang itu-itu saja, bayangkan jika sebuah bisnis hanya memiliki satu produk saja, pasti perlahan-lahan bisnis tersebut akan ditinggalkan oleh konsumennya. Oleh sebab itu pilihlah franshise yang menawarkan diferensiasi produk yang beragam.

3.      Keunggulan Produk

Keunggulan produk juga harus diperhatikan ketika memilih franchise, Anda harus mengenal terlebih dahulu keunggulan-keunggulan produk yang ditawarkan oleh franchisor lalu membandingkannya dengan keunggulan produk yang dimiliki oleh franchise lain. Pilihlah franchise yang memiliki keunggulan paling baik dibandingkan dengan franchise lain.

4.      Franchise Fee

Setiap franchise pasti memiliki franchise fee. Franchise fee adalah jumlah biaya yang dibayarkan kepada franchisor untuk memperoleh hak franchise. Dalam hal ini sesuaikanlah budget Anda ketika memilih franchise, jangan memaksakan diri membeli franchise yang mahal. Tidak salah memilih franchise yang mahal, asalkan sesuai dengan budget Anda.

5.      Royalty Fee

Ada beberapa franchisor yang memberlakukan royalty fee dalam bisnis franchise-nya. Jika Anda keberatan akan hal ini, Anda bisa memilih alternatif francise lain yang tidak mengharuskan membayar royalty fee. Tentu ini tergantung pada kehendak Anda sendiri.

6.      Promotion Fee

Promotion fee adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk fasilitas promosi. Biaya ini biasanya ada pada bisnis franchise diatas Rp. 10.000.000,00, tetapi yang dibawah itu tidak mengharuskan adanya promotion fee, hal ini agar tidak membebani franchisee (pembeli franchise).

7.      Gerai

Pilihlah franchise yang memiliki konsep gerai yang unik dan mudah dikenal orang banyak, ciri khas adalah penting dalam hal ini. Jika gerainya unik dan bagus tentu akan menarik minat konsumen untuk membeli.

8.      Pelatihan

Pelatihan sangat penting untuk memahami cara produksi, menjalankan standar yang berlaku, dan dapat menerapkan tata kerja. Dengan begitu semua sistem dan konsep akan sama satu sama lain.

9.      Pendampingan

Sebelum memilih franchise ada baiknya Anda menanyakan terlebih dahulu kepada pihak franchisor tentang pendampingan yang akan Anda terima jika membeli franchisenya. Biasanya pendampingan akan dilakukan selama beberapa bulan pertama, berkala atau kombinasi dari keduanya.

10.  Kepribadian Franchisor

Seorang franchisor yang baik memiliki pribadi yang amanah, jujur dan dapat dipercaya. Dengan kepribadian tersebut bisa dipastikan bisnis franchisenya tidak akan mengkhianati kesepakatan bersama dan akan selalu bertanggung jawab terhadap konsumennya (pembeli franchise).

11.  Keuntungan

Sebelum Anda memilih franchise, lihatlah terlebih dahulu track record keuntungannya. Anda bisa melihat laporan keungan franchise yang hendak Anda pilih lalu pelajari dengan teliti bagaimana grafik penjualannya. Pilihlah franchise yang memiliki grafik penjualan yang baik. Bisnis yang wajar biasanya mengalami naik turun namun masih dalam batas wajar.

12.  Break Even Point

Break even point adalah titik impas dimana suatu bisnis tidak mengalami kerugian maupun keuntungan. Sebelum Anda memilih franchise tanyakanlah pada franchisor tentang break even point franchisenya. Ini akan memudahkan Anda mengetahui kapan Anda akan balik modal dan mendapat keuntungan.

13.  Peralatan yang Diperoleh

Pastikanlah peralatan yang akan diperoleh sangat lengkap sehingga akan menghasilkan produksi yang maksimal. Tidak mungkin suatu bisnis akan sangat sukses jika tidak difasilitasi oleh peralatan yang lengkap, oleh karana itu kelengkapan peralatan dalam produksi sangatlah penting.

14.  Jaimian Ketersediaan Bahan Baku

Ketika membeli franchise, mayoritas bahan baku akan disupply oleh franchisor, oleh karena itu pastikan ketersediaan bahan baku terjamin. Tanyakanlah kesanggupan franchisor dalam menjamin ketersediaan bahan baku, kalau perlu tengoklah ke pabriknya.

Itulah beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum Anda memutuskan untuk membeli franchise, selamat mencoba. 

Artikel terkait:
10 Ide Bisnis yang Akan Menginspirasi Anda dalam 10 Menit
11 Kaidah Sukses dalam Bisnis Kreatif
Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 15.2.16

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel. Terima kasih.

Recommended

Apa Itu Kombinasi Harga (Price Mix)?

Kombinasi Harga (Price Mix) Setiap perusahaan harus bisa menetapkan price mix (kombinasi harga) dalam rangka untuk memajukan promosi pen...