KARAKTERISTIK WIRAUSAHA

Wirausaha merupakan salah satu yang berjasa besar dalam sebuah perekonomian, wirausaha memberikan dampak yang baik dalam terciptanya kemajuan ekonomi pada suatu wilayah. Oleh karena itu pemerintah dalam hal ini sangat mendukung terciptanya wirausahawan-wirausahawan baru yang ikut serta dalam pembagunan ekonomi negara.

{|CATATAN| Sebelum Anda membaca artikel ini ada baiknya Anda membaca artikel sebelumnya agar pemahaman Anda lebih dalam. Silahkan kunjungi: Pengertian Kewirausahaan Menurut Para Ahli}

Tidak semua orang bisa dikatakan sebagai wirausaha, karena wirausaha memiliki karakteristik atau ciri-ciri tertentu. Seperti yang disebutkan dalam Lampiran Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil No 961/KEP/M/XI/1995 pada tanggal 30 November 1995 mengenai Petunjuk Teknis Pelaksanaan Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan Membudayakan Kewirausahaan, bahwa wirausaha dibagi menjadi tiga klasifikasi yaitu wirausaha andal, wirausaha tangguh, dan wirausaha unggul. Keriga klasifikasi tersebut mempunyai karakteristik atau ciri masing-masing diantaranya adalah sebagai berikut:

1.      Wirausaha Andal
Ciri-ciri atau karakteristik dari wirausaha andal yaitu sebagai berikut:
a)      Mempunyai kepercayaan diri serta sikap kemandirian diri yang tinggi untuk senantiasa berusaha dalam mencari penghasilan dan keuntungan.
b)      Mau serta mampu mencari dan mengambil peluang usaha yang menjanjikan, dan melakukan apa saja untuk memanfaatkan peluang tersebut.
c)      Mau serta mampu bekerja keras dan tekun dalam menghasilkan barang atau jasa, serta selalu mencoba cara kerja lain yang lebih efektif dan efisien.
d)      Menjalani hidup dan usaha dengan terencana, hemat, jujur, dan disiplin.
e)      Mau serta mampu berkomunikasi, melakukan tawar-menawar dan bermusyawarah dengan pihak-pihak yang besar pengaruhnya terhadap kemajuan usaha, seperti pembeli atau pelanggan.
f)       Mau serta mampu meningkatkan kualitas dan kapasitas diri maupun kapasitas perusahaan dengan memotivasi dan memanfaatkan orang lain, serta melakukan pengembangan dan perluasan usaha dengan risiko yang minim.
g)      Selalu berusaha untuk mengenal serta mengendalikan lingkungan dan melakukan kerja sama dengan pihak-pihak yang berpengaruh terhadap perusahaan.
h)      Selalu mencintai kegiatan usaha dan perusahaannya secara tangguh dan lugas namun tetap luwes dalam melindunginya.

{|CATATAN| Simak artikel terkait: Langkah-Langkah Menjadi Wirausaha Sukses}

2.      Wirausaha Tangguh
Ciri-ciri atau karakteristik dari wirausaha tangguh adalah sebagai berikut:
a)      Selalu berpikir serta bertindak dengan strategis dan adaptif terhadap setiap perubahan yang terjadi dalam usaha mencari peluang dan keuntungan, termasuk didalamnya yang mengandung risiko yang besar, maupun dalam mengatasi berbagai masalah yang terjadi.
b)      Selalu berusaha dalam mendapatkan keuntungan dengan berbagai keunggulan untuk dapat memuaskan konsumen.
c)      Berusaha mengenali serta mengendalikan kekuatan dan kelemahan perusahaan, serta berusaha untuk meningkatkan kemampuan melalui sistem pengendalian intern.
d)      Berusaha meningkatkan ketangguhan dan kemampuan perusahaan dengan melalui pembinaan, motivasi, permodalan dan semangat kerja.

3.      Wirausaha Unggul
Ciri atau karakteristik dari wirausaha unggul adalah sebagai berikut:
a)      Berani mengambil risiko yang dihadapi dengan ditunjang kemampuan memperhitungkan akibat yang ditimbulkan dan cara mengatasinya.
b)      Berusaha mencapai serta menghasilkan yang terbaik untuk pelanggan, tenaga kerja, pemilik, pemasok, masyarakat, serta bangsa dan negara.
c)      Selalu kreatif dalam mencari, menciptakan dan meningkatkan peluang serta produktivitas.
d)      Berusaha selalu antisipatif terhadap perubahan serta berusaha akomodatif pada lingkungan.
e)      Berusaha menambah keunggulan serta citra perusahaan melalui investasi baru dalam berbagai bidang.

Selain karakteristik atau ciri-ciri di atas, ada juga ciri-ciri atau karakteristik wirausaha (entrepreneur) menurut Geoffrey G. Meredith, yaitu sebagai berikut:

1.      Percaya Diri (Self Confidence)
Sifat percaya diri merupakan sifat yang bersifat pribadi atau relatif dan dinamis, tergantung pada bagaimana kemampuan seseorang untuk memulai melaksanakan serta menjlankan usaha. Dan seorang wirausaha pasti mempunyai sifat percaya diri ini. Seorang wirausaha yang percaya diri mempunyai kemampuan untuk dapat menyelesaikan pekerjaan secara sistematis, efektif serta efisien.

2.      Berorientasi Pada Tugas dan Hasil
Wirausaha memiliki sifat yang selalu mengutamakan tugas dan hasil. Hal tersebut merupakan cara mereka untuk berprestasi. Jika seorang dapat mencapai hasil yang diinginkan maka dia akan semakain termotivasi untuk mendpatkan hasil yang lebih baik.

3.      Berani Mengambil Risiko
Dunia wirausaha merupakan dunia yang penuh risiko, maka pantaslah jika seorang wirausaha mempunyai keberanian untuk mengambil risiko. Keberanian dalam pengambilan risiko adalah nilai utama yang harus dimiliki dan ditanamkan oleh seorang wirausaha.

4.      Berjiwa kepemimpinan
Seorang wirausaha selalu memiliki jiwa pemimpin dan keteladanan. Ia selalu berusaha berada digaris depan untuk mengadapi berbagai kendala yang dihadapi, menjadi contoh dan teladan bagi semua anggotanya.

5.      Berorientasi ke Masa Depan
Seorang wirausaha sejati melihat keberhasilan saat ini sebagai sebuah modal untuk lebih berhasil dimasa yang akan datang. Pandangan yang jauh kedepan membuat seorang wirausaha tidak pernah cepat puas dengan apa yang telah dicapainya kini. Oleh karenanya seorang wirausaha selalu mempersiapkan diri dengan mencari serta memanfaatkan setiap peluang yang ada.

6.      Orisinil, Kreatif dan Inovatif
Wirausaha membuat hal baru menurut caranya sendiri. Hal ini merupakan tanda keorisinilan atas ide dan cara melakuan suatu usaha. Sedangkan keorisinilan tersebut tercipta karena adanya kriatifitas dan inovasi.


SIKAP DAN JIWA WIRAUSAHA


Wirausahawan merupakan seorang yang selalu mempunyai komitmen tinggi dalam melaksanakan tugasnya sampai ia berhasil mencapai apa yang ia inginkan. Tidak ada pekerjaan yang dilakukan secara setengah-setengah oleh seorang wirausaha. Oleh karena itu, seorang wirausaha haruslah memiliki sikap tekun, pantang menyerah dan tekun dalam melaksanakan pekerjaannya sampai berhasil.

Seorang wirausaha merupakan seorang inovator atau orang yang memiliki kemampuan untuk melihat sesuatu dengan cara berbeda dengan kebanyakan orang dan membuat sesuatu yang baru dengan kemampuan tersebut. Dalam perusahan, seorang wirausaha adalah organisator dan inisiator yang sangat penting.

Menurut Dusselman, sikap dan jiwa wirausaha ditandai oleh beberapa prilaku, yaitu sebagai berikut:
a)      Keinovasian, yaitu sebuah usaha untuk menemukan, menciptakan serta menerima ide-ide baru.
b)      Keberanian untuk menghadapi risiko, artinya usaha untuk menerima serta menimbang risiko tersebut dalam pengambilan keputusan dan menghadapai ketidakpastian.
c)      Kemampuan manajerial, yaitu usaha untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, pangawasan dan evaluasi).
d)      Kepemimpinan, yaitu sebuah usaha untuk melaksanakan, mengarahkan serta memotivasi.

Pola tingkah laku seorang wirausaha juga ditandai oleh prilaku dan kemampuan sebagai berikut:
a)      Kepribadian, yang meliputi aspek percaya diri, kreativitas, disiplin, menanggung risiko, memiliki motivasi dan kemauan kuat.
b)      Kemampuan manusiawi, yang meliputi komunikasi, hubungan antar manusia, manajemen serta kepemimpinan.
c)      Pemasaran, yang meliputi kemampuan dalam menentukan harga, produk, media pemasanan dan promosi.
d)      Keahlian dalam mengatur, yang terlihat dalam penentuan perncanaan, tujuan, penjadwalan, dan pengaturan pribadi.
e)      Keuangan, yang meliputi sikap terhadap uang serta cara mengelolanya.

Selain itu David McClelland juga mengemukakan pendapatnya mengenai ciri dari perilaku wirausaha, yaitu sebagai berikut:
a)      Keterampilan dalam mengambil keputusan serta risiko yang bersifat moderat dan bukan atas dasar kebetulan melainkan sudah diperhitungkan dari awal.
b)      Enerjik, khususnya dalam kegiatan inovatif.
c)      Mempunyai tanggung jawab individu.
d)      Mengetahui hasil dari kepeutusan yang diambilnya dengan uang sebagai tolak ukur keberhasilannya.
e)      Mampu mengantisipasi banyak kemungkinan yang bisa terjadi dimasa sekarang maupun dimasa yang akan datang.
f)       Mempunyai kemampuan berorganisasi, yaitu kemampuan manajerial seperti kepemimpinan.
Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 25.8.16

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel. Terima kasih.

Recommended

Apa Itu Kombinasi Harga (Price Mix)?

Kombinasi Harga (Price Mix) Setiap perusahaan harus bisa menetapkan price mix (kombinasi harga) dalam rangka untuk memajukan promosi pen...