Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Analisa Usaha Bubur Ayam

Analisa Usaha Bubur Ayam

Usaha bubur ayam adalah usaha dengan modal kecil yang sangat menjanjikan, dimana usaha ini bisa berjalan hanya dengan modal yang relatif terjangkau sementara lingkup pasarnya cukup luas dan potensi keuntungan dari usaha ini tergolong besar.

Tentu hal ini bukan tanpa alasan mengingat bubur ayam sudah dikenal luas oleh masyarakat sejak dulu dari berbagai lapisan, anak-anak, orang dewasa, orang miskin sampai dengan orang kaya pasti pernah memakan bubur ayam. Oleh karena itu tidak diragukan lagi bahwa bubur ayam sudah sangat erat dengan kehidupan masyarakat dan hal ini menjadi peluang yang sangat menjanjikan untuk usaha bubur ayam.

Dengan besarnya peluang usaha bubur ayam, seperti usaha-usaha lain pada umumnya untuk meminimalisir kerugian maka dibutuhkan sebuah analisa usaha. Analisa usaha ini akan membantu Anda dalam mengambil keputusan dan menjalankan strategi yang paling tepat untuk usaha yang Anda jalankan, dalam hal ini usaha bubur ayam.


1)   Kelebihan dan Kekurangan Usaha Bubur Ayam

Untuk analisa pertama mari kita bahas kelebihan dan kekurangan usaha ini. Setiap usaha apapun itu pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, termasuk juga usaha bubur ayam.

Secara sederhana kita bisa menganalisis kelebihan usaha bubur ayam:

a)    Pertama, usaha ini sudah dikenal masyarakat sejak lama oleh karena itu kita tidak perlu susah untuk memperkenalkan usaha ini kepada masyarakat, cukup kenalkan usaha bubur ayam kita saja.

b)    Kedua, dengan lamanya usaha bubur ayam bertahan dari dulu sampai sekarang itu menjadi sebuah tanda bahwa usaha bubur ayam ini dibutuhkan oleh masyarakat dalam arti bahwa permintaan terhadap bubur ayam selalu terjaga, setabil sampai sekarang.

c)    Ketiga, usaha bubur ayam relatif mudah dan murah untuk dijalankan. Dibanding dengan usaha lainnya usaha bubur ayam ini relatif membutuhkan modal yang terjangkau, selain itu cara membuat bubur ayam juga ralatif mudah dan bisa dipelajari.

Sementara jika kita melihat kelemahan usaha bubur ini antara lain yaitu:

a)    Pertama, bubur ayam mudah basi. Bubur ayam tidak bisa disimpan untuk dijual kembali esok hari, meskipun bisa kualitasnya akan sangat jelek. Oleh karena itu perlu adanya perkiraan yang matang mengenai berapa porsi bubur ayam yang Anda bisa jual dalam sehari sehingga nantinya tidak ada bubur ayam yang tersisa.

b)    Kedua, usaha bubur ayam banyak pesaing. Karena bubur ayam ini sudah sangat dikenal oleh masyarakat maka bayak orang yang berminat untuk menjalankan usahanya. Oleh karena itu bersiaplah untuk bersaing dan membuat bubur ayam yang enak yang bisa diterima banyak orang.

c)    Ketiga, banyak orang yang mencari bubur ayam pada saat pagi hari sehingga jika Anda ingin menjalankan usaha bubur ayam Anda harus mempersiapkan segalanya dari subuh hari. Tentu ini bukan menjadi masalah untuk orang yang biasa bangun dari subuh hari, sementara sebaliknya akan menjadi masalah untuk orang yang tidak biasa bangun pagi.


2)   Perlengkapan Usaha Bubur Ayam

Ketika Anda ingin menjalankan usaha bubur ayam maka sebaiknya Anda mengetahui apa saja perlengkapan yang dibutuhkan untuk usaha ini, agar nantinya Anda dapat mempersiapkan perlengkapan tersebut dan mengetahui estimasi biaya yang dibutuhkan untuk mendapatkannya.

Berikut beberapa perlengkapan yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha bubur ayam besarta perkiraan biayanya:

a)    Gerobak/Etalase Rp1.000.000,00 – Rp5.000.000,00

b)    Satu set kompor gas Rp200.000,00 – Rp500.000,00

c)    Satu set peralatan masak Rp200.000,00 – Rp500.000,00

d)    Satu set peralatan makan Rp100.000,00 – Rp500.000,00

e)    Satu set meja dan kursi Rp400.000,00 – Rp2.000.000,00

Itulah beberapa perlengkapan yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha bubur ayam. Perlu digaris bawahi setiap harga dan peralatan yang dibutuhkan mungkin akan berbeda-beda tergantung bagaimana Anda akan menjalankan usaha ini, jadi sesuaikanlah dengan kebutuhan Anda.


Analisa Usaha Bubur Ayam


3)   Trik Jualan Bubur Ayam

Setiap usaha, apapun itu pasti membutuhkan sebuah trik atau strategi agar usaha tersebut dapat berkembang dengan baik. Sebenarnya bisa kita lihat bisnis-bisnis yang sudah maju memiliki satu kesamaan, yaitu mereka memiliki strategi atau trik bisnis yang cocok dengan bisnis yang mereka jalankan, sehingga mereka bisa menjual produk mereka dengan sangat banyak. Jika mereka tidak memiliki trik atau strategi berjualan yang bagus maka bisa dipastikan mungkin penjualan mereka tidak akan terlalu banyak.

Dalam hal ini pointnya adalah pentingnya sebuah strategi atau trik berjualan untuk menunjang keberhasilan sebauh usaha. Termasuk dalam hal ini yang kita bahas adalah usaha bubur ayam. Meskipun terkesan bisnis yang sederhana tetapi berjualan bubur ayam juga membutuhkan sebuah strategi atau trik berjualan agar bubur ayam yang Anda jual bisa terjual banyak. Lalu apa saja trik berjualan bubur ayam yang bisa diterapkan? Antara lain sebagai berikut :


a)   Buatlah Bubur Ayam yang Enak

Ini adalah hal paling dasar dan paling penting karena yang akan Anda tawarkan kepada konsumen adalah bubur ayam. Oleh karena itu buatlah bubur ayam yang enak, tanpa bubur ayam yang enak semua strategi atau trik berjualan apapun tidak akan efektif, mungkin bisa saja mendatangkan konsumen diawal tapi mereka pasti tidak akan bertahan dan itu akan sia-sia, usaha bubur ayam Anda tidak akan berkembang.

Dalam hal ini sebelum Anda berjualan bubur ayam ada baiknya Anda mengujicoba terlebih dahulu bubur ayam yang Anda buat, mintalah pendapat keluarga, teman, ataupun orang-orang disekitar Anda tentang bubur ayam yang Anda buat, apa saja kekurangannya dan perbaikilah kekurangan-kekurang tersebut sampai Anda menciptakan bubur yang enak dan disukai banyak orang.


b)   Carilah Lokasi Berjualan yang Strategis

Pernah dengar kalimat “posisi menentukan prestasi”? Hal ini sangat benar dalam dunia bisnis, lokasi bisnis yang tepat akan turut serta membantu kesuksesan bisnis tersebut. Oleh karena itu dalam hal ini Anda harus mencari dan menentukan lokasi dimana Anda akan berjualan bubur ayam.

Setelah itu periksalah lokasi tersebut, apakah lokasi tersebut dilalui banyak orang, dekat dengan sekolah, kampus, perumahan, perkantoran, ataupun fasilitas olahraga. Dalam hal ini pilihlah lokasi yang dilalui atau dekat dengan terget market Anda, sehingga kemungkinan usaha Anda ditemukan oleh terget market Anda akan sangat tinggi dan hal ini akan berpengaruh terhadap penjualan bubur ayam Anda nantinya.


c)   Buatlah Nama yang Menarik

Nama adalah identitas, dimana setiap orang mengenal sesuatu atau mengidentifikasi sesuatu melalui namanya. Melalui nama orang akan lebih mudah mengetahui, mencari, dan memberitahu orang tentang suatu hal melalui namanya.

Katakanlah contoh jika usaha bubur ayam Anda memiliki nama yang menarik dan mudah diingat, maka orang akan lebih mudah menceritakan usaha bubur ayam Anda kepada orang lain, misalnya menyangkut rasanya, penampilannya, harganya, tempat Anda berjualan dan sebagainya mengenai usaha bubur ayam Anda sehingga usaha bubur ayam Anda bisa lebih dikenal orang banyak.


d)   Tentukan Harga yang Bersaing

Tidak hanya pada usaha lain, dalam usaha bubur ayam menentukan harga yang bersaing juga sangat penting. Hal ini agar konsumen lebih tertarik dengan usaha bubur ayam Anda, apalagi jika bubur ayam yang Anda jual memiliki rasa yang enak lalu ditunjang dengan harga yang bersaing.

Perlu digaris bawahi bahwa dalam hal ini Anda tidak dituntut untuk menjual bubur ayam Anda dengan harga yang murah tetapi dituntut untuk menjual bubur ayam Anda dengan harga yang pantas dan wajar. Jika Anda menjual bubur ayam dengan rasa yang standar maka jangan sampai Anda mematok harga yang tinggi untuk bubur tersebut, dan sebaliknya jika Anda menjual bubur ayam dengan rasa yang enak dan dengan bahan yang berkualitas maka jangan sampai Anda mematok harga bubur ayam Anda terlalu rendah, itu akan merugikan Anda sendiri. Tentukanlah harga yang wajar dan bersaing.


e)   Jaga Kebersihan

Menjaga kebersihan dalam bisnis makanan menjadi hal yang mutlak harus dilakukan, kalau kata orang Sunda mah “Kudu, teu meunang henteu”. Jangan sampai ketika Anda memulai sebuah usaha makanan dalam hal ini bubur ayam tetapi Anda tidak menjaga kebersihannya, maka ini adalah sebuah kesalahan fatal karena kemungkinan besar usaha Anda akan ditinggalkan oleh konsumen.

Jagalah selalu kebersihan usaha bubur ayam Anda, mulai dari bahan, alat produksi, cara penyajian, mangkok untuk menyajikan bubur, sendok, sampai dengan meja yang harus selalu bersih setiap kali konsumen selesai makan.


f)    Layani Konsumen dengan Cepat dan Ramah

Pelayanan kepada konsumen juga merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Jangan sampai konsumen merasa kecewa karena tidak dilayani dengan baik, ingat kata pepatah “pembeli adalah raja” maka layanilah konsumen dengan baik.

Dalam hal ini tanyakanlah keinginan konsumen dengan ramah, jika bisa dipenuhi maka penuhi, jika tidak jelaskanlah kepada konsumen dengan baik. Layani pesanan konsumen dengan cepat dan cekatan, setiap orang tidak suka menunggu terlalu lama begitupun konsumen. Lakukanlah pelayanan-pelayanan lain yang mungkin hal itu bisa berdampak baik terhadap kepuasan konsumen.


g)   Jaga Kualitas

Jika Anda ingin bertahan dalam bisnis apapun termasuk bisnis bubur ayam maka menjaga kualitas agar tetap selalu optimal adalah sebuah kewajiban. Entah itu menjaga kualitas dari segi rasa, dari segi bahan baku, segi kebersihan, segi pelayanan, dan segala hal yang membuat konsumen menyukai usaha yang kita jalankan.

Itulah beberapa analisa sederhana dari usaha bubur ayam. Seperti yang sudah dibahas di atas, usaha ini sangat potensial dan menjanjikan meskipun memang memiliki kelebihan dan kekurangan namun itu adalah hal yang wajar dalam setiap usaha. Asalkan Anda tidak menyerah dan memiliki tekad yang kuat untuk menjalankan usaha ini, Anda pasti akan berhasil, percayalah.


Posting Komentar untuk "Analisa Usaha Bubur Ayam"

Baca Juga :
✔ 17 Usaha Kecil-Kecilan untuk Ramaja yang Menguntungkan