10 Jenis Bank di Indonesia

10 Jenis Bank di Indonesia

Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit/atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Bank dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis atau macam, yaitu sebagai berikut:


A. Menurut Jenisnya

Jika mengacu pada pasal 5 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992, bank menurut jenisnya bank terdiri dari bank umum dan bank perkreditan rakyat.

1)      Bank Umum

Adalah bank yang menjalankan kegiatan usaha secara konvensional maupun berdasarkan prinsip syariah, dalam kegiatannya bank umum melayani jasa dalam lalu lintas pembayaran. Bentuk badan hukumnya menurut pasal 21 UU NO 10 tahun 1998 adalah perseroan terbatas, koperasi dan perusahaan daerah.

2)      Bank Perkreditan Rakyat

Adalah bank yang menjalankan kegiatan usaha yang dilakukan secara konvensional maupun berdasarkan prinsip syariah. Tatapi berbeda dengan bank umum, bank ini dalam kegiatannya tidak melayani jasa pada lalu lintas pembayaran. Bentuk badan hukumnya menurut pasal 21 UU Nomor 10 tahun 1998 dapat berupa perusahaan daerah, koperasi, perseroan terbatas, atau dalam bentuk lain yang ditetapkan oleh peraturan pemerintah.

10 Jenis Bank di Indonesia

B. Menurut Fungsinya

Bank menurut fungsinya dibedakan beberapa bagian yaitu bank sentral, bank umum, bank tabungan dan bank pembangunan.

1)      Bank Sentral

Adalah lembaga negara yang mempunyai hak atau wewenang untuk mengeluarkan alat pembayaran yang sah, merumuskan serta menjalankan kebijakan moneter, menjaga dan mengatur kelancaran sistem pembayaran dan perbankan, serta menjalankan fungsi sebagai lender of the resort.

2)      Bank Umum

Adalah bank yang pengumpulan dana utamanya ditenerima dari simpanan dalam bentuk giro dan deposito serta bentuk usahanya adalah memberikan kredit jangka pendek. Contohnya Bank Niaga, Panin Bank, dan lain-lain.

3)      Bank Tabungan

Adalah bank yang pengumpulan dana utamanya diterima dari simpanan dalam bentuk tabungan. Bentuk usahanya adalah membungakan dananya dalam bentuk kertas berharga. Contohnya Bank Tabungan Pensiunan Nasional.

4)      Bank Pembangunan

Adalah bank yang pengumpulan dana utamanya diterima dari simpanan dalam bentuk deposito atau mengeluarkan kertas berharga jangka panjang maupun jangka menengah. Bentuk usahanya memberikan kredit jangka panjang dan menengah di bidang pembangunan. Contohnya Bapindo, BPD (Bank Pembangunan Daerah).

C. Menurut Kepemilikannya

Sementara jika dilihat menurut sudut kepemilikannya, bank dibedakan menjadi:

1)      Bank Pemerintah/Bank Negara

Bank pemerintah adalah sebuah bank yang sebagian besar sahamnya dikuasai oleh pemerintah. Contohnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Mandiri.

2)      Bank Swasta Nasional

Bank swasta nasional adalah bank yang seluruh sahamnya dikuasai oleh pihak swasta. Contohnya Bank BCA, Paninbank, Lippobank. Bank Swasta Nasional ini dibedakan lagi menjadi 2 yaitu bank devisa dan bank non devisa. Bank devisa adalah bank yang dapat mengadakan transaksi inernasional seperti ekspor-impor, jual beli valuta asing, dan lain-lain. Sedangkan  bank non devisa adalah bank yang tidak dapat mengadakan transaksi internasional.

3)      Bank Asing

Bank asing merupakan bank yang keseluruhan sahamnya dikuasai oleh pihak asing. Contohnya Citybank, Standar Chatered, Chae Manhattan dan sebagainya.

4)      Bank Campuran

Bank campuran adalah bank yang sebagian sahamnya dikuasai oleh pihak asing dan sebagiannya lagi dikuasai oleh pihak swasta nasional. Contohnya Fuji Internasional Bank.

Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 4.1.19

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

TIPE-TIPE PEMBELI

TIPE-TIPE PEMBELI Taukah anda bahwa pembeli ternyata memiliki beberapa tipe. Hal ini dilihat dari bagaimana karakteristik seorang pembeli...