SISTEM EKONOMI PASAR

Sistem Ekonomi Pasar

Sistem Ekonomi Pasar adalah suatu sistem ekonomi yang memberikan kebebasan yang seluas-luasnya bagi setiap individu atau swasta untuk melakukan kegiatan ekonomi tanpa campur tangan dari pemerintah, atau disebut laissez-faire, yaitu suatu kondisi di mana pemerintah benar-benar lepas tangan dalam pengambilan keputusan ekonomi.

Negara-negara yang menganut sistem ekonomi liberal adalah Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Belgia, Irlandia, Swiss, dan Kanada. Indonesia juga pernah menganut sistem ini pada tahun 1950-an tetapi tidak berlangsung lama. Jika sistem ekonomi komando dikendalikan oleh pemerintah, maka lain dengan sistem ekonomi pasar/liberal yang menyerahkan jawaban permasalahan ekonomi seluruhnya kepada pasar.

Dalam sistem ekonomi pasar/liberal keputusan yang berhubungan dengan masalah ekonomi utama merupakan hasil keputusan bebas yang dibuat oleh produsen dan konsumen secara perorangan. Dengan kata lain, masalah ekonomi utama tersebut diserahkan langsung sepenuhnya kepada pasar. Oleh karena itu, sistem seperti ini dikenal sebagai ekonomi pasar bebas atau ekonomi pasar. Jika sistem ekonomi komando ditandai dengan sentralisasi pengambilan keputusan oleh pemerintah, maka dalam sistem ekonomi pasar keputusan yang berhubungan dengan masalah ekonomi dasar di desentralisasikan tetapi tetap terkoordinasi, dan sebagai alat koordinasi utamanya adalah perangkat harga yang ditentukan oleh mekanisme pasar. Oleh karena itu juga, sistem ekonomi pasar sering disebut dengan sistem harga.

Dengan demikian, dalam sistem ekonomi pasar/liberal, produsen atau individu membuat keputusan-keputusan utama dalam produksi dan konsumsi. Untuk menjawab masalah pokok ekonomi, produsan berusaha untuk menghasilkan berbagai barang dan jasa yang dapat mendatangkan kepuasan bagi masyarakat dan keuntungan besar bagi produsen dengan menggunakan teknik produksi yang efisien. Di pihak lain, konsumen membuat keputusan tentang konsumsi, yaitu keputusan tentang bagaimana konsumen membelanjakan pendapatannya.

Sistem ekonomi pasar/liberal pada awalnya dianut oleh Amerika Serikat dan sebagian besar negara liberal dunia, tetapi pada dasarnya secara murni sekarang tidak ada satupun negara yang menganut sistem ekonomi pasar/liberal.

Sistem Ekonomi Pasar

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Pasar/Liberal

Berikut ini adalah ciri-ciri sitem ekonomi pasar:
a)      Kebebasan pihak swasta atau masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi sangat diakui.
b)      Kebebasan memiliki barang modal (barang kapital).
c)      Dalam melakukan kegiatan ekonomi dilandasi oleh semangat untuk mendapatkan keuntungan sendiri.

Kelebihan Sistem Ekonomi Pasar/Liberal

Kelebihan sistem ekonomi pasar antara lain yaitu:
a)      Kesempatan bagi pihak swasta atau individu lebih luas karena campur tangan pemerintah dalam bidang ekonomi sangat kecil.
b)      Produksi barang atau jasa didasarkan atas permintaan pasar atau kebutuhan masyarakat.
c)      Kemajuan usaha sangat pesat karena adanya persaingan yang ketat.
d)      Hak milik swasta atau individu diakui oleh negara sehingga mendorong semangat usaha masyarakat.

Kelemahan Sistem Ekonomi Pasar/Liberal

Kelebihan dari sistem ekonomi pasar antara lain yaitu:
a)      Terjadinya praktik persaingan tidak sehat antara peodusen, yaitu penindasan atas pihak yang lemah.
b)      Timbulnya praktik tidak jujur karena didasari mengejar keuntungan yang besar sehingga kepentingan umum tidak dihiraukan.
c)      Adanya persaingan yang tidak sehat dapat menimbulkan monopoli yang akan merugikan masyarakat.

Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 28.9.18

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

TIPE-TIPE PEMBELI

TIPE-TIPE PEMBELI Taukah anda bahwa pembeli ternyata memiliki beberapa tipe. Hal ini dilihat dari bagaimana karakteristik seorang pembeli...