Pengertian Sistem Ekonomi Campuran, beserta Ciri, Kelebihan dan Kekurangannya

Pengertian Sistem Ekonomi Campuran, beserta Ciri, Kebaikan dan Kekurangannya

Sistem Ekonomi Campuran adalah suatu sistem ekonomi dimana pemerintah memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk menjalankan kegiatan ekonomi tetapi tetap terlibat dalam kegiatan ekonomi dengan tujuan untuk menghindari praktik monopoli sumber daya ekonomi yang dilakukan oleh swasta atau masyarakat. Keterlibatan pemerintah tersebut disini dalam bentuk:

1)      Membuat peraturan dan perundang-undangan yang mengatur serta mengawasi kegiatan ekonomi di masyarakat.
2)      Menetapkan berbagai kebijakan dalam bidang perekonomian.
3)      Mendirikan perusahaan negara yang kegiatannya ditujukan untuk kepentingan masyarakat banyak.

Harus disadari bahwa saat ini tidak ada satupun negara yang secara tegas menganut suatu sistem ekonomi, kecenderungan saat ini adalah adanya sestem ekonomi campuaran (mixed economy) yaitu mengambil sebagian unsur-unsur sistem ekonomi lain. Hal ini didasari kesadaran saling ketergantungan antar negara dan adanya pengaruh global.

Pengertian Sistem Ekonomi Campuran, beserta Ciri, Kelebihan dan Kekurangannya

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Campuran

Berikut ini beberapa ciri-ciri sistem ekonomi campuran:
a)      Pada bidang-bidang yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak dikuasai sepenuhnya oleh negara sedangkan bagi pihak swasta atau individu dibatasi.
b)      Hak milik perorangan diakui tetapi dalam kegiatannya tidak boleh merugikan kepentingan masyarakat.
c)      Mekanisme kegiatan ekonomi yang terjadi di pasar merupakan campur tangan pemerintah dengan berbagai kebijakan ekonomi.

Kelebihan Sistem Ekonomi Campuran

Kelebihan sistem ekonomi campuran antara lain yaitu:
a)      Sektor ekonomi yang dikuasai oleh pemerintah bertujuan untuk kepentingan umum.
b)      Harga relatif lebih mudah diawasi dan dikendalikan.
c)      Hak individu atau swasta diakui dengan jelas.

Kekurangan Sistem Ekonomi Campuran

Kekurangan sistem ekonomi campuran antara lain yaitu:
a)      Perananan pemerintah lebih besar dibandingkan dengan swasta atau individu.
b)      Tumbuhnya KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme)  dan penyalahgunaan kewenangan dalam pemerintah.

Pembahasan mengenai sistem ekonomi pasar, ekonomi komando, dan ekonomi campuran dimaksudkan untuk memberi pemahaman mengenai prinsip-prinsip dasar. Tetapi dalam kenyataannya, di dunia ini tidak ada satu pun negara yang melaksanakan satu sistem perekonomian secara utuh. Setiap negara menjalankan sistem ekonomi yang merupakan hasil dari kendali sentral maupun penentuan pasar dengan campuran perilaku tradisional.

Saat ini semua negara menjalankan perekonomian campuran (mixed economy). Tetapi, sistem ini dijalankan dengan sangat bervariasi tergantung pada perpaduan antara sistem yang satu dengan sistem yang lain sehingga ketika berbicara mengenai ekonomi tertentu misalnya ekonomi komando yang dimaksud hanyalah menekankan pada prinsip ekonomi terpimpin. Sementara ketika bicara mengenai sistem ekonomi pasar yang dimaksud adalah perpaduan yang lebih condong ke arah pengambilan keputusan terdesentralisasi. Dengan demikian, semua negara menjalankan sistem ekonomi yang sifatnya berada di antara sistem ekonomi pasar dan ekonomi komando (terpimpin).

Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 28.9.18

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

TIPE-TIPE PEMBELI

TIPE-TIPE PEMBELI Taukah anda bahwa pembeli ternyata memiliki beberapa tipe. Hal ini dilihat dari bagaimana karakteristik seorang pembeli...