Tahapan dalam Desain dan Pengembangan Produk

Tahapan dalam Desain dan Pengembangan Produk

Tahapan dalam desain dan pengembangan produk dimulai dari penciptaan ide. Dalam hal ini analis kelayakan membutuhkan analisis pasar permintaan ekonomi (biaya pengembangan dan biaya produksi, potensi laba), serta analisis (kebutuhan dan ketersediaan kapasitas, keterampilan yang diperlukan). Selain itu juga analis kelayakan harus bisa menjawab pertanyaan, apakah analisis kelayakan tersebut sesuai dengan misi? Analisis kelayakan membutuhkan kolaborasi antara bagian pemasaran, akuntansi, rekayasa, dan operasi.

Spesifikasi produk mencakup uraian terperinci tentan apa saja yang diperlukan untuk memenuhi (melebihi) keinginan konsumen, serta membutuhkan kolaborasi antara bagian hukum, pemasaran, dan juga operasi.

Sementara itu dalam tinjauan Desain berarti pembuatan segala perubahan yang diperlukan, atau sengaja menelantarkannya. Pada tahapan ini melibatkan kolaborasi antara bagian pemasaran, keuangan, rekayasa, desain, dan operasi.

Uji pasar dipakai untuk menentukan tingkat penerimaan konsumen. Apabila tidak sukses, maka akan kembali lagi ke tahap tinjauan desain. Pada tahapan ini ditangani oleh bagian pemasaran yaitu pengenalan produk, mempromosikan produk.

Proses Pengembangan Produk
1)      Penciptaan ide
2)      Analisis kelayakan
3)      Spesifikasi produk
4)      Spesifikasi proses
5)      Pengembangan contoh produk
6)      Tinjauan desain
7)      Uji pasar
8)      Pengenalan produk
9)      Evaluasi tindak lanjut

Tahapan dalam Desain dan Pengembangan Produk

Penciptaan Ide

Penciptaan ide bisa berasal dari berbagai sumber, antara lain yaitu:
a)      Berbasis rantai pasokan
b)      Berbasis competitor
c)      Berbasis riset

Riset merupakan sumber ide lain untuk produk atau jasa baru maupun yang telah diperbaiki. Penelitian dan pengembangan (research and development – R&D) mengacu pada upaya terorganisir yang diarahkan untuk peningkatan pengetahuan ilmiah dan inovasi produk ataupun proses.

Riset dasar mempunyai tujuan untuk memajukan keadaan pengetahuan tentang suatu subjek, tanpa aplikasi komersial yang diharapkan, dalam jangka pendek riset terapan mempunyai tujuan untuk mencapai aplikasi komersial.

Pengembangan mengubah hasil riset terapan ke aplikasi komersial yang berguna. Sementara Riset Dasar, karena tidak mengarah pada aplikasi komersial jangka pendek, maka pembiayaannya biasanya akan ditanggung oleh pemerintah dan perusahaan besar. Manfaat R&D yang sukses sangat besar. Beberapa riset akan mengarah pada hak potensi memperoleh lisensi dan royalty.

Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 29.8.18

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

TIPE-TIPE PEMBELI

TIPE-TIPE PEMBELI Taukah anda bahwa pembeli ternyata memiliki beberapa tipe. Hal ini dilihat dari bagaimana karakteristik seorang pembeli...