Ruang Lingkup Manajemen Operasi Secara Singkat

Ruang Lingkup Manajemen Operasi Secara Singkat

Ruang lingkup manajemen operasi menjangkau seluruh organisasi. Seseorang yang bekerja dalam bidang manajemen operasi akan terlibat dalam desain produk dan juga jasa. Proses seleksi dan manajemen teknologi, desain system kerja, perencanaan fasilitas, perencanaan lokasi, serta perbaikan mutu organisasi produk dan jasa.

Fungsi operasi meliputi banyak aktivitas yang saling berhubungan diantaranya seperti peramalan, penjadwalan, perencanaan kapasitas, memotivasi karyawan, menjamin mutu, manajemen persediaan, memutuskan lokasi untuk menempatkan fasilitas dan lebih banyak lagi.

Kita bisa menggunakan sebuah perusahaan maskapai penerbangan untuk mengilustrasikan system operasi organisasi jasa. System ini tediri atas maskapai penerbangan, fasilitas bandara, serta fasilitas perawatan, yang kadang kali tersebar diwilayah yang luas. Sebagian besar aktivitas yang dilaksanakan manajemen dan juga karyawan bisa dikategorikan ke dalam bidang manajemen operasi.
1)      Peramalan, seperti misalnya kondisi cuaca dan pendaratan, permintaan tempat duduk untuk penerbangan, dan pertumbuhan perjalanan udara.
2)      Penjadwalan, pesawat terbang untuk penerbangan dan pemeliharaan rutin, penjadwalan awak pesawat terbang, penjadwalan penerbang dan pramugari, petugas kantor, dan petugas bagasi.
3)      Manajemen persediaan, dari objek-objek seperti makanan dan minuman, peralatan P3K, bantal dan selimut, majalah dipesawat terbang, serta baju pelampung.
4)      Perencanaan kapasitas, harus dimiliki oleh maskapai penerbangan untuk memelihara arus kas, dan membuat laba yang wajar.
5)      Memotivasi, dan melatih karywan dalam setiap tahapan operasi.
6)      Menjamin mutu, harus ada dalam operasi penerbangan , pemeliharaan yang penekanannya, pada keselamatan dan penting untuk menghadapi elanggan di konter tiket pendaftaran tiket, telepon dan reservasi elektronik dan layanan pinggir jalan yang penekanannya pada efesiensi dan kesopanan.
7)      Menempatkan fasilitas, sesuai keputusan manajer untuk menyediakan jasa dikota mana, kemana untuk menempatkan fasilitas pemeliharaan, serta dimana untuk menempatkan pusat aktivitas besar dan kecil.

Sekarang perhatikanlah pabrik sepeda terutama pada operasi perkaitan membeli komponen-komponen seperti ban, roda, kerangka, persnelling, dan objek lain dari pemasok, kemudian merakit sepeda. Pabrik juga bisa melakukan beberapa pekerjaan pabrikasinya sendiri. Seperti membuat persnelling dan rantai, membentuk kerangka, serta membeli sebagian besar bahan baku sedikit suku cadang dan bahan baku seperti cat, mur dan baut dan ban.

Tugas-tugas utama manajemen di dalam kedua kasus di atas ialah penjadwalan produksi, memutuskan komponen yang akan dibuat dan dibeli, membeli peralatan baru untuk mengganti peralatan yang kuro atau using, memesan suku cadang dari bahan memutuskan gaya sepeda dan jumlah sepeda yang dihasilkan, memotivasi karyawan, memelihara peralatan, dan memastikan bahwa standar mutu sudah dipenuhi.

Lebih jelasnya perusahaan maskapai penerbangan dan pabrik sepeda merupakan jenis operasi yang sangat berbeda. Salah satu operasi merupakan operasi jasa, sedangkan operasi lainnya merupakan produsen barang. Akan tetapi kedua operasi ini mempunyai banyak kesamaan, keduanya menjadwalkan aktivitas, memesan dan mengelola persediaan, memotivasi karyawan, memenuhi standar mutu, menyeleksi dan memlihara peralatan, serta yang paling penting memuaskan pelanggan. Di dalam kedua perusahaan tersebut kesuksesan bisnis bergantung pada perencanaan jangka pendek dan juga perencanaan jangka panjang.

Fungsi operasi terdiri dari seluruh aktivitas yang terhubung secara langsung untuk mengahasilkan barang ataupun menyediakan jasa. Oleh sebab itu, fungsi operasi di dalam operasi produksi atau perantara yang berorientasi pada jasa.

Contoh keseragaman lingkungan manajemen operasi.

Ruang Lingkup Manajemen Operasi Secara Singkat

Fungsi utama manajemen operasi adalah memandu system melalui pengambilan keputusan. Keputusan tertentu akan memengaruhi desain sistem dan keputusan lainnya akan memengaruhi operasi sistem. Desain sistem melibatkan keputusan yang berhubungan dengan kapasitas sistem alokasi geografis fasilitas, perencanaan produk dan jasa, susuna departemen dan penempatan dalam struktur fisik, serta pengadaan peralatan. Operasi sistem melibatkan manajemen karyawan, penjadwalan, perencanaan dan pengendalian persediaan, manajemen proyek, serta jaminan mutu.

Manajemen operasi merupakan figure utama dalam sistem. Ia mempunyai tanggung jawab akhir atas penciptaan barang maupun penyediaan jasa. Jenis pekerjaan yang diawasi oleh manajemen operasi ini sangat bervariasi. Pentingnya manajemen operasi baik itu untuk perusahaan ataupun untuk masyarakat harus cukup jelas. Konsumsi barang dan jasa merupakan bagian integral dari masyarakat.

Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 7.6.18

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

TIPE-TIPE PEMBELI

TIPE-TIPE PEMBELI Taukah anda bahwa pembeli ternyata memiliki beberapa tipe. Hal ini dilihat dari bagaimana karakteristik seorang pembeli...