Pengertian dan Tujuan Penataan Produk

Pengertian dan Tujuan Penataan Produk

Mengembangkan usaha Perdagangan bukan pekerjaan yang mudah karena majunya suatu usaha sangat berkaitan dengan manajemen bisnis, ketetapan pengembangan bisnis tersebut dipengaruhi oleh banyak hal seperti misalnya dalam usaha pengembangan produk baru, konsep pemasaran (marketing concept) dan konsep penjualan (sales concept) sangat menentukan laju pertumbuhan suatu perusahaan, oleh sebab itu dalam kegiatan marketing concept dan sales concept tidak terlepas dari kegiatan promosi (sales promotion) dan kegiatan display, sales promotion merupakan usaha untuk mempromosikan barang/produk secara langsung agar menarik minat para calon pembeli terhadap barang/produk yang dipromosikan.

Kegiatan display (penataan produk) adalah merupakan kegiatan dari suatu perusahaan untuk memajangkan barang/produk dagangan baik dalam ruangan maupun diluar ruangan agar dapat mempengaruhi calon konsumen secara langsung ataupun tak langsung terhadap barang/produk yang akan dijual, dengan demikian pada intinya display merupakan suatu peragaan untuk mempengaruhi konsumen melalui demontrasi pemajangan barang/produk sehingga mendapatkan kesan tersendiri dibenak konsumen (semi personal).

Display (penataan produk) merupakan salah satu aktivitas yang sangat penting dalam keseharian operasional pengelolaan sebuah toko. Output yang dihasilkan dari aktivitas satu ini sangat berpengaruh langsung pada tingkat keberhasilan penjualan produk didalam toko, terlebih lagi bagi toko-toko ritel modern yang mempunyai format layanan mandiri (swalayan) seperti supermarket, minimarket, maupun hypermarket.

Pengertian dan Tujuan Penataan Produk

Belakangan display yang dilakukan oleh para peritel modern dari waktu ke waktu berkembang semakin inovatif, terutama sejak semakin banyak para peritel yang memahami konsep dan pemanfaatan alat bantu display (visual merchandising). Bentuk arsitektur sebuah toko menunjukkan status sosial, budaya serta perubahan dari ekonomi setempat. Dulu, bentuk ritel berupa toko-toko milik suatu keluarga yang berdiri sendiri. Sedangkan kini berubah menjadi toko-toko didalam satu arcade atau suatu mall dimana arcade, promenade, gallery, sebagai satu area terlindung dengan suasana menyenangkan. Konsep ini menjadi gambaran akan semakin besarnya kebutuhan ruang wisata belanja.

Marc Gobe, penulis buku pemasaran dalam salah satu buku terlarisnya yang berjudul “Emotional Branding” mengungkapkan munculnya kecenderungan perdagangan eceran (retail) yang mampu menjadi sebuah kekuatan promosi yang mengalahkan kekuatan dari media periklanan itu sendiri. Retailing has become advertising. Hal ini diperoleh melalui kekuatan ritel-ritel yang tidak semata karena menawarkan harga produk yang lebih murah, melainkan lebih disebabkan karena kecerdikan retailer yang menciptakan kesan nyaman kepada para konsumen pada saat melihat produk dalam sebuah pusat perbelanjaan.

Tujuan Display

Secara umum tujuan display produk antara lain yaitu:

a.      Attention dan Interest Customer

Tujuan dari display yang pertam adalah attention dan interest customer artinya menarik perhatian para pembeli yang dilakukan dengan cara menggunakan warna-warna, lampu-lampu dan lain sebagainya.

b.      Desire dan Action Customer

Desire dan actioan customer disini artinya adalah untuk menimbulkan keinginan memiliki barang-barang yang dipamerkan di toko tersebut, setelah masuk ke dalam toko, kemudian melakukan sebuah pembelian.

Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 11.10.17

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

TIPE-TIPE PEMBELI

TIPE-TIPE PEMBELI Taukah anda bahwa pembeli ternyata memiliki beberapa tipe. Hal ini dilihat dari bagaimana karakteristik seorang pembeli...