Pertukaran, Transaksi dan Hubungan

Pertukaran, Transaksi dan Hubungan

Kebutuhan, keinginan manusia dan nilai suatu produk bagi manusia tidak cukup untuk menjelaskan apa itu pemasaran. Pemasaran timbul pada saat sesorang memutuskan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya dengan pertukaran.

Pertukaran ialah salah satu cara memperoleh suatu produk yang diinginkan dari seseorang dengan menawarkan sesuatu sebagai penggantinya. Pertukaran adalah proses dan bukan kejadian sesaat. Masing-masing pihak disebut berada didalam suatu pertukaran apabila mereka berunding serta mengarah pada suatu persetujuan. Apabila persetujuan tercapai maka itu disebut dengan transaksi.

Transaksi adalah pertukaran nilai antara dua pihak, untuk kelancaran dari transaksi tersebut maka hubungan yang baik serta saling percaya antara pelanggan, distributor, pemasok dan penyalur akan membangun suatu ikatan ekonomi, teknis, serta sosial yang kuat dengan mitranya. Sehingga transaksi tidak perlu lagi dinegosiasikan setiap kali, akan tetapi sudah menjadi hal yang rutin. Hal ini bisa dicapai dengan menjanjikan dan menyerahkan mutu produk, pelayanan, serta harga yang wajar secara kesinambungan.

Pertukaran, Transaksi, dan Hubungan

a.      Pasar

Pasar terdiri dari seluruh konsumen potensial yang mempunyai kebutuhan maupun keinginan tertentu dan mau serta mampu turut dalam pertukaran untuk memenuhi kebutuhan maupun keinginan tersebut. Istilah pasar ini untuk menunjukan pada sejumlah pembeli dan juga penjual yang melakukan transaksi pada suatu produk.

b.      Pemasaran dan Pemasar

Pemasaran merupakan keinginan manusia dalam hubungannya dengan pasar, pemasaran maksudnya adalah bekerja dengan pasar untuk mewujudkan suatu transaksi yang mungkin terjadi dalam memenuhi kebutuhan dan juga keinginan manusia. Sedangkan pemasar ialah orang yang mencari sumber daya dari orang lain serta mau menawarkan sesuatu yang bernilai untuk itu. Apabila satu pihak lebih aktif mencari pertukaran dibandingkan dengan pihak lain, maka pihak pertama ialah pemasar dan pihak kedua ialah calon pembeli.

Saat pertama kali konsumen berhubungan dengan perusahaan maka tentu akan muncul lebih dulu perhatian (attention) misalnya seperti pada saat konsumen lewat di depan sebuah toko, konsumen akan memperhatikan satu jenis barang yang dipajang dietalase toko tersebut, kemudian konsumen tersebut akan timbul minatnya (interest) terhadap barang tersebut lalu konsumen tersebut akan masuk ke dalam toko. Sesudah masuk ke dalam toko konsumen akan mencari pramuniaganya dan meminta untuk diambilkan barang yang ia inginkan, itu artinya keinginannya (desire) makin meningkat, selanjutnya dia akan menanyakan berapa harga barang tersebut, lalu terjadilah tawar menawar, setelah harga cocok, ia langsung membayar dikas (action) setelah barang tersebut dikosumsi oleh konsumen tersebut maka akan muncul dua kemungkinan, yaitu konsumen tersebut puas atau tidak.

Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 26.8.17

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

TIPE-TIPE PEMBELI

TIPE-TIPE PEMBELI Taukah anda bahwa pembeli ternyata memiliki beberapa tipe. Hal ini dilihat dari bagaimana karakteristik seorang pembeli...