Tata Cara Pengemasan Produk yang Baik

Tata Cara Pengemasan Produk yang Baik

Cara mengemas atau membungkus barang bisa dilakukan dengan memakai perlengkapan pembungkus yang berupa:
a)      Plastik
b)      Kertas
c)      Karton tipis
d)      Kardus
e)      Karung
f)       Alumunium foil, dan lain sebagainya.

Pembungkusan bisa dilakukan dengan menggunakan perlengkapan lembaran kertas serta plastik datar (flat), lalu kemudian menempatkan barang yang bersangkutan di atas kertas ataupun plastik dan selanjutnya melipatnya sesuai dengan keadaan barang tersebut, atau bisa juga menggunakan kertas plastik yang telah dibuat menjadi kantung sehingga barang yang bersangkutan tinggal dimasukkan ke dalam kantung tersebut lalu kemudian ditutup dengan menggunakan alat penutup khusus seperi plastik berlem, kertas, stapler, alat penutup elektronik (electronic sealed tool) dan lain sebagainya.

Pembungkusan barang perlu dilakukan dengan baik serta dengan cara tertentu yang tergantung pada jenis barang yang akan dibungkus. Dengan terbungkusnya barang tersebut secara rapi maka pembeli tidak akan risih ketika membawanya, alat pembungkus seringkali juga merupakan bagian media promosi, apabila pada pembungkus tersebut dicetak nama ataupun logo perusahaan. Meskipun barang dari pabrik atau pemasoknya sudah dibungkus namun pada saat penjual ditoko menyerahkan barangnya kepada pembeli sering diserahkan dengan pembungkus tambahan yang berupa kantung plastik ataupun kantung kertas tebal untuk kemudahan dalam membawanya. Pembungkus kedua tidak bisa dikategorikan sebagai pengepakan akan tetapi disebut sebagai kemas akhir.

Membungkus barang mungkin berarti sebagai akhir dari pekerjaan pelayanan dalam rangka penyerahan barang pada konsumen/pembeli. Apabila barang-barang yang dibeli oleh pelanggan atau konsumen cukup banyak jumlahnya, seringkali mengharuskan pihak penjual untuk melayani paacking (pengepakan) barang sebelum diserahkan ataupun dikirimkan ke pada pembeli. Mengepak barang ditujukan sebagai usaha untuk menjaga maupun melindungi barang agar tidak rusak, tidak berceceran, dan memudahkan dalam cara membawa serta menempatkan pada saat barang tersebut dibawa sendiri oleh pembeli ataupun pada saat diangkut dengan kendaraan pengiriman barang.

Pengepakan barang dilakukan sesuai dengan jenis dari barangnya yakni dengan menggunakan:
a)      Kardus tebal
b)      Karton tebal
c)      Multiplek
d)      Triplek
e)      Papan, dan lain sebagainya.

Tata Cara Pengemasan Produk yang Baik

Cara mengemas atau membungkus barang bisa dilakukan dengan memakai perlengkapan pembungkus yang berupa:
a)      Plastik
b)      Kertas
c)      Karton tipis
d)      Kardus
e)      Karung
f)       Alumunium foil, dan lain sebagainya.

Pembungkusan bisa dilakukan dengan menggunakan perlengkapan lembaran kertas serta plastik datar (flat), lalu kemudian menempatkan barang yang bersangkutan di atas kertas ataupun plastik dan selanjutnya melipatnya sesuai dengan keadaan barang tersebut, atau bisa juga menggunakan kertas plastik yang telah dibuat menjadi kantung sehingga barang yang bersangkutan tinggal dimasukkan ke dalam kantung tersebut lalu kemudian ditutup dengan menggunakan alat penutup khusus seperi plastik berlem, kertas, stapler, alat penutup elektronik (electronic sealed tool) dan lain sebagainya.

Pembungkusan barang perlu dilakukan dengan baik serta dengan cara tertentu yang tergantung pada jenis barang yang akan dibungkus. Dengan terbungkusnya barang tersebut secara rapi maka pembeli tidak akan risih ketika membawanya, alat pembungkus seringkali juga merupakan bagian media promosi, apabila pada pembungkus tersebut dicetak nama ataupun logo perusahaan. Meskipun barang dari pabrik atau pemasoknya sudah dibungkus namun pada saat penjual ditoko menyerahkan barangnya kepada pembeli sering diserahkan dengan pembungkus tambahan yang berupa kantung plastik ataupun kantung kertas tebal untuk kemudahan dalam membawanya. Pembungkus kedua tidak bisa dikategorikan sebagai pengepakan akan tetapi disebut sebagai kemas akhir.

Membungkus barang mungkin berarti sebagai akhir dari pekerjaan pelayanan dalam rangka penyerahan barang pada konsumen/pembeli. Apabila barang-barang yang dibeli oleh pelanggan atau konsumen cukup banyak jumlahnya, seringkali mengharuskan pihak penjual untuk melayani paacking (pengepakan) barang sebelum diserahkan ataupun dikirimkan ke pada pembeli. Mengepak barang ditujukan sebagai usaha untuk menjaga maupun melindungi barang agar tidak rusak, tidak berceceran, dan memudahkan dalam cara membawa serta menempatkan pada saat barang tersebut dibawa sendiri oleh pembeli ataupun pada saat diangkut dengan kendaraan pengiriman barang.

Pengepakan barang dilakukan sesuai dengan jenis dari barangnya yakni dengan menggunakan:
a)      Kardus tebal
b)      Karton tebal
c)      Multiplek
d)      Triplek
e)      Papan, dan lain sebagainya.
Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 16.6.17

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

TIPE-TIPE PEMBELI

TIPE-TIPE PEMBELI Taukah anda bahwa pembeli ternyata memiliki beberapa tipe. Hal ini dilihat dari bagaimana karakteristik seorang pembeli...