PROSES PENENTUAN KREDIT

Proses Penentuan Kredit

Di dalam perusahaan yang menjalani aktivitas usaha melalui prosedur yang sudah ditetapkan, penentuan kredit dilaksanakan oleh petugas bagian kredit yang pada umumnya dilaksanakan dibawah pengawasan departemen keuangan. Tugas bagian kredit pada hakikatnya ialah menentukan tingkat kelayakan kredit yang harus diberikan ke pada pelanggan ataupun calon pelanggan yang diajukan oleh bagian order penjualan. Kegiatan bagian kredit ialah mengidentifikasi para pelanggan atau calon pelanggan, menganalisa kelayakan pemberian kredit, serta menentukan besarnya kredit yang akan diberikan.

Pada umumnya pemberian kredit ditentukan berdasarkan hasil penilaian dari perusahaan pemberi kredit terhadap pemohon kredit mengenai berbagai aspek, antara lain mencakup dari segi pribadi, kemampuan, dan keahlian pemohon kredit dalam mengelola kredit yang diberikan, rencana penggunaan kredit yang diminta ditambah dengan rencana pembayaran kembali kredit tersebut, posisi serta perkembangan finansial dari pemohon kredit dari waktu-waktu terdahulu.

Dalam pemberian dana kepada nasabah dalam bentuk pemberian kredit, terdapat beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan yang berkaitan dengan penilaian kredit, karena layak atau tidaknya kredit yang akan diberikan akan sangat mempengaruhi stabilitas keuangan bank.

Menurut Rahardja (1997), penilaian kredit harus memenuhi kriteria-kriteria berikut ini:
a)      Safety (keamanan kredit). Harus betul-betul diyakini bahwa pemberian kredit tersebut bisa dilunasi kembali.
b)      Suitability (terarahnya tujuan penggunaan kredit). Kredit akan dipergunakan untuk tujuan yang sesuai dengan kepentingan masyarakat atau setidaknya tidak akan bertentangan dengan peraturan-peraturan yang berlaku.
c)      Profitable (menguntungkan). Kredit yang diberikan akan menguntungkan baik itu bagi kreditor maupun bagi nasabah.

Sementara menurut Sinungan (1993), metode lain yang bisa digunakan untuk menentukan nilai kredit ialah dengan menggunakan formula 4P, yakni:
1)      Personality
2)      Purpose
3)      Prospect
4)      Payment

Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 10.5.17

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

TIPE-TIPE PEMBELI

TIPE-TIPE PEMBELI Taukah anda bahwa pembeli ternyata memiliki beberapa tipe. Hal ini dilihat dari bagaimana karakteristik seorang pembeli...