Pengertian Kartu Kredit, Fungsi Kartu Kredit, dan Cara Memilih Kartu Kredit

Pengertian Kartu Kredit, Fuangsi Kartu Kredit, dan Cara Memilih Kartu Kredit


1. Pengertian Kartu Kredit

Pada dasarnya secara umum kartu kredit ialah alat pembayaran yang bisa dipergunakan dalam membayar suatu transaksi secara ritel dengan sebuah kartu kredit, maka transaksi akan ditalangi terlebih dahulu oleh pihak Bank sebagai penerbit kartu, kemudian kira-kira sekitar sebulan kemudian tagihan kartu kredit tersebut akan datang ke alamat tagihan yang Anda berikan kepada bank tersebut.

Kartu kredit mempunyai bentuk serta ukuran yang sama, seperti yang telah dispesifikasikan oleh standar ISO 7810. Bahan yang digunakannya ialah dari plastik magnetic. Pengguna/pemakai kartu kredit baru bisa menikmati layanan yang sudah di berikan bank setelah proses pengajuan kartu kredit tersebut disetujui oleh bank. Dan kartu kredit tersebut bisa dipergunakan di merchant-merchant yang sudah menjalin kerjasama dengan pihak bank itu sendiri.

Hak pemakaian kartu kredit mempunyai limit (batasan) jumlah nominal yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak, yakni penguna kartu kredit dan bank penerbit. Pengguna kartu kredit juga akan mendapatkan Personal Identification Number (PIN).

Sementara pihak merchant akan melakukan verifikasi kartu kredit pengguna melalui sebuah mesin pembaca kartu kredit (credit card payment/point of sale) yang dihubungkan langsung dengan bank melalui jaringan internet.

2. Fungsi Kartu Kredit

Kartu kredit sebagaimana yang telah dijelaskan diatas merupakan jenis kartu yang bisa digunakan sebagai pembayaran transaksi jual beli barang maupun jasa yang mana pelunasan atau pembayarannya bisa dilakukan dengan sekaligus ataupun dengan cara mencicil sejumlah minimum tertentu. Jumlah cicilan terebut akan dihitung dari nilai saldo tagihan ditambah dengan bunga bulanan.

Tagihan bulan lalu termasuk dengan bunganya merupakan pokok pinjaman pada bulan berikutnya. Contohnya misalkan: Hamid memiliki tagihan Rp 1.000.000,- dan pembayaran minimum 10%. Jadi apabila Hamid ingin mencicil Hamid harus membayar 10% x Rp 1.000.000,- = Rp 100.000,-. Apabila transaksi Hamid melebih limit maka cicilan tersebut akan ditambah 10% dari kelebihannya. Pembayaran kartu kredit harus segera dibayarkan paling lambat pada tanggal jatuh tempo. Adanya keterlambatan pembayaran akan dikenakan denda dalam jumlah tertentu.

3. Memilih Kartu Kredit

Hal utama yang harus diperhatikan dalam memilih kartu kredit antara lain yaitu:
a)      Membaca dengan seksama semua hal atau perjanjian yang terletak pada lembaran aplikasi.
b)      Waspadai pula kalimat program promosi yang disertai dengan tanda bintang, sebab keterangannya bisasanya ditulis dengan huruf yang sangat kecil dan ditaruh pada akhir aplikasi bahkan nyaris tidak kelihatan.

Selanjutnya, sebagai panduan Anda dalam memilih kartu kredit berikut ini ialah beberapa poin-poin penting yang sebaiknya Anda dipertimbangkan dalam memilih kartu kredit:

a.      Acces (Akses)

Pilihlah kartu kredit yang mempunyai jaringan penerimaan dan otorisasi yang diakui oleh seluruh dunia. Umumnya nama besar dari penerbit kartu kredit menunjukan level bonafiditasnya ditingkat internasional.

b.      Cost (Biaya)

Biasanya besarnya iuran tahunan dan suku bunga dari kartu kredit yang satu dengan kartu kredit yang lain akan berbeda-beda. Kartu kredit yang menjadi market leader pada umumnya akan menetapkan suku bunga yang lebih tinggi, tetapi hal ini juga diimbangi dengan kelengkapan dari fasilitasnya.

c.       Service (Layanan)

Pilihlah bank yang dapat memberikan pelayanan secara lengkap yang mencakup layanan informasi, layanan pengaduan, layanan penyelesaian masalah dan layanan kemudahan pembayaran selama 24 jam. Informasi dan pengaduan seperti informasi pemblokiran kartu, jumlah tagiahan, dan rincian pembayaran. Pilihlah kartu kredit yang bisa memberikan fasilitas tempat pembayaran atau cara pembayaran yang mudah dan bisa diakses dengan cepat, kapan saja dan diaman saja. Misalnya seperti lewat ATM, internet, ataupun lewat handphone.

d.      Security (Keamanan)

Pilihlah kartu kredit yang mempunyai fasilitas photocard (foto diri) dan digital signature (tanda tangan yang dicetak pada kartu). Adanya kedua fasilitas tersebut paling tidak akan dapat meminimalisasi tindakan kejahatan pada kartu kerdit Anda. Dan juga pilihlah kartu kredit yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas asuransi perjalanan, asuransi ketidaknyamanan perjalanan, serta asuransi pembelian barang.

4. Mekanisme Kartu Kredit

Mekanisme kartu kredit bisa dikatakan sangat komplek, akan tetapi disini akan coba diringkas yaitu sebagai berikut:
a)      Untuk bisa menjadi anggota maka pemegang kartu kredit harus dapat memenuhi persyaratan-persyaratan perusahaan. Pokok ketentuan yang paling utama biasanya ialah ketentuan minimum penghasilan pertahun.
b)      Pemegang kartu kredit harus membayar uang pangkal serta iuran tahunan yang besarannya tergantung dari jenis kartunya. Kartu Gold biasanya akan lebih besar dari kartu regular dan juga lebih besar dari kartu klasik.
c)      Setelah memperoleh kartu kredit, pemegang kartu bisa menggunakan kartunya setiap kali melakukan transaksi pada semua merchant yang menerima kartu kredit tersebut.
d)      Ketika pemegang kartu kredit melakukan sebuah transaksi dengan merchant, merchant tersebut akan membebankan charge sebesar 2% - 3% kepada pemegang kartu kredit tersebut.
e)      Merchant kemudian akan melakukan tagihan keseluruhan transaksi jual beli yang dibayarkan dengan menggunakan kartu kredit kepada issuer. Biasanya akan dikurangi dengan komisi. Contohnya misalnya pemegang kartu melakukan sebuah transaksi senilai Rp 1.000.000,-. Issuer akan memungut diskon 5% maka total tagihan yang harus dibayar kepada merchant ialah sebesar Rp 1.000.000,- dikurangi 5% x Rp 1.000.000,- = Rp 950.000,-.
f)       Setelah issuer memperoleh data transaksi dari merchant, kemudian issuer akan membuat surat tagihan ke pada pemegang kartu kredit tersebut sebesar transaksi yang dilakukannya (Rp 1.000.00,-).
g)      Pemegang kartu kredit harus membayar sejumlah tagihan yang dikirimkan oleh issuer baik itu secara lunas ataupun secara cicilan.

Berikut ini adalah contoh dokumen pengajuan aplikasi kartu kredit:

Pengertian Kartu Kredit, Fungsi Kartu Kredit, dan Cara Memilih Kartu Kredit

5. Formulir Aplikasi Kartu Kredit

Ajukan permohonan Kartu Kredit dengan melengkapi informasi di bawah ini:

Pengertian Kartu Kredit, Fungsi Kartu Kredit, dan Cara Memilih Kartu Kredit
Pengertian Kartu Kredit, Fungsi Kartu Kredit, dan Cara Memilih Kartu Kredit

Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 10.5.17

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

Apa Itu Kombinasi Harga (Price Mix)?

Kombinasi Harga (Price Mix) Setiap perusahaan harus bisa menetapkan price mix (kombinasi harga) dalam rangka untuk memajukan promosi pen...