Mempersiapkan dan Mengoperasikan Alat Ukur

Mempersiapkan dan Mengoperasikan Alat Ukur

Di pabrik-pabrik, umumnya barang yang dihasilkan bisa berupa barang padat, cair, bubuk, semi cair dan lain sebagainya. Selanjutnya, di pabrik tersebut sendiri barang-barang dihitung secara fisik (satuan, gram/kg, cc/liter, meter) secara mekanis dengan mesin ataupun secara manual sebelum dilakukan pembungkusan, pembotolan, pengalengan, maupun pengepakan lebih lanjut untuk dikirimkan ke grosir-grosir ataupun toko-toko pengecer. Khusus untuk barang yang berbentuk curah, mungkin langsung akan langsung dimasukan ke dalam drum, tangki ataupun kontener khusus.

Sementara di grosir-grosir dan di toko-toko, barang yang dijual kepada pembeli sesudah volume atau jumlahnya dihitung dengan cara mengukur, menimbang, ataupun menghitung secara satuan, kemudian dibungkus dan dipak sesuai dengan pesanan pembeli. Penghitungan volume atau jumlah produk dilaksanakan dengan cara pengukuran volume (isi), penimbangan, atau penghitungan satuan barang hasil produksi bisa dilaksanakan secara otomatis dengan mesin yang sudah diprogram sebelumnya atau bisa juga dilakukan secara manual dengan memakai tenaga manusia.

Pelaksanaan penghitungan jumlah ataupun volume barang tersebut, disamping ditujukan untuk memberikan standar ukuran yang pasti bagi pelanggan atau konsumen, juga ditujukan untuk menghitung jumlah produksi serta penjualan produk dari pabrik yang bersangkutan.

Pada perusahaan-perusahaan dagang, dalam pelaksanaan pengukuran barang melalui cara penimbangan ataupun penghitungan barang di toko kecil bisa dilakukan oleh pemilik maupun pelayan toko secara rangkap. Berbeda halnya dengan di perusahaan besar, seperti misalnya di toko besar tunggal, toko atau pasar swalayan (supermarket atau hypermarket) maupun toko berbagian (department store). Penghitungan bisa dilakukan oleh orang-orang pada bagian kerja yang berbeda. Bahkan pembeli bisa juga melayani sendiri, yakni melakukan penghitungan ataupun penimbangan sendiri dengan disaksikan oleh pramuniaga toko yang bersangkutan tersebut.

Sekarang ini di toko-toko kecil, menengah ataupun besar, termasuk juga toko-toko swalayan dan toko-toko berbagian, barang-barang dagangan seperti: sayur-sayuran, buah-buahan, ikan kering (asin), ikan asap, daging asap, sosis dan lain-lain ada juga yang sudah dibungkus dengan ukuran timbangan tertentu, sehingga pembeli hanya tinggal memilih dan mengambil sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya.

Penyediaan barang-barang yang sudah ditimbang, dihitung dan dibungkus, mungkin dilaksanakan oleh pabriknya, pemasoknya atau mungkin juga dilaksanakan oleh pegawai toko itu sendiri. Tujuannya ialah untuk menarik perhatian dengan menonjolkan nama toko ataupun nama produsen pada bungkus sebagai jaminan keunggulan kualitas produk serta memberikan kemudahan bagi para pelanggan atau konsumen.

Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 9.3.17

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

Apa Itu Kombinasi Harga (Price Mix)?

Kombinasi Harga (Price Mix) Setiap perusahaan harus bisa menetapkan price mix (kombinasi harga) dalam rangka untuk memajukan promosi pen...