3 Tipe Konsumen Menurut Ernest Kretschmer

3 Tipe Konsumen Menurut Ernest Kretschmer

Pada dasarnya seluruh pembeli bukan hanya ingin membeli wujud barang, melainkan pula membeli manfaat serta kegunaan barang tersebut. Oleh  karena itu mereka ingin mengenal lebih jauh tentang produk yang akan dipakai dalam kurun waktu lama. Berdasarkan sifat-sifat umum dari pembeli maka penjual harus cepat tanggap, misalnya seperti dengan segera bisa menjelaskan secara terperinci mengenai produk yang ditawarkan agar mudah mendekati konsumen serta proses tawar menawar bisa berlangsung maka pemahaman sifat-sifat konsumen harus kita pahami.

Berdasarkan hasil penelitian dari Ernest Kretschmer, prilaku konsumen sangat dipengaruhi juga oleh bentuk tubuhnya. Ernest Kretschmer mengelompokan prilaku konsumen ke dalam tiga tipe kepribadian konsumen, antara lain yaitu piknis, leptosom dan atletis.

1.      Komsumen Tipe Piknis

Bentuk tubuh konsumen tipe piknis, antara lain berbentuk badan bulat, agak pendek dan wajahnya bulat lebar, pelanggan atau konsumen ini pada biasanya bersifat ramah, tenang, suka bicara dan suka humor. Dalam menghadapi konsumen atau pelanggan tipe ini, seorang penjual hendaknya harus memperhatiakan hal-hal berikut ini:
a.       Perhatikan suasana hatinya dan melayaninya untuk bercakap-cakap apabila konsumen atau pelanggan tersebut menghendakinya.
b.      Menghindari perdebatan atau tidak bersifat konfrontasi.
c.       Percakapan dilakukan dengan penuh perhatian, ramah, menarik, dan sedikit humor.

2.      Pelanggan Tipe Leptosom

Bentuk tubuh tipe leptosom ini diantaranya agak kecil dan lemah, leher dan anggota badan kurus dan panjang, bahu tampak kecil, pelanggan tipe leptosom biasanya bersifat sombong merasa intelek dan merasa idealis. Dalam menghadapi pelanggan atau konsumen tipe leptosom, seorang penjual hendaknya harus memperhatikan hal-hal berikut ini:
a.       Menghormati pelanggan atau konsumen yang seperti ini layaknya seorang Raja yang harus selalu bisa dilayani.
b.      Menghindari perkataan ataupun teguran yang bisa menyinggung perasaan pelanggan.
c.       Bersikap sabar, penuh hormat, pehatian, bijaksana, dan menurut perintahnya.

3.      Pelanggan Tipe Atletis

Bentuk tubuh pelanggan bertipe atletis, diantaranya ia badan kokoh, pinggul berisi, pundak tampak lebar, anggota badannya cukup panjang, berotot kekar, wajahnya bulat lonjong. Pelanggan tipe atletis ini biasanya memiliki karakter seperti banyak gerak, jarang humor, berpenampilan tenang, dan tidak percaya pada orang lain. Dalam menghadapi pelanggan tipe atletis ini penjual hendaknya harus memperhatikan hal–hal berikut ini:
a.       Menghindari perdebatan yang tidak bermanfaat.
b.      Menghindari sikap terburu-buru, tetapi tetap harus sabar dalam melayani mereka.
c.       Memberikan kesan seolah-olah pelanggan merupakan orang yang baik dan cerdas.

Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 23.3.17

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

Apa Itu Kombinasi Harga (Price Mix)?

Kombinasi Harga (Price Mix) Setiap perusahaan harus bisa menetapkan price mix (kombinasi harga) dalam rangka untuk memajukan promosi pen...