Penggunaan Rencana Pemasaran dan Anggaran Pemasaran

Penggunaan Rencana Pemasran dan Anggaran Pemasaran


A. PENGGUNAAN RENCANA PEMASARAN

Rencana pemasaran pada umumnya berisi rencana produk, rencana periklanan, rencana harga, rencana promosi penjualan, rencana distribusi, dan rencana pasar sasaran untuk setiap sasaran dan target dari tiap-tiap segmen pasar. Suatu rencana pemasaran strategis tertulis merupakan sebuah acuan bagi keputusan operasional yang dibuat dalam perjalanan waktu. Rincian bukanlah sebuah tujuan. Fungsi utama dari rencana pemasaran ialah untuk menentukan dimana perusahaan sekarang berada, kemana perusahaan akan pergi, dan bagaimana cara mencapainya. Rencana pemasaran terletak pada jantung kegiatan penciptaan pendapatan perusahaan. Dari rencana itu mengalir kegiatan-kegiatan perusahaan, seperti jadwal aliran uang, jumlah dan karakteristik tenaga kerja.


B. ANGGARAN PEMASARAN

Penganggaran terbaik ialah dengan cara menetapkan semua pengeluaran pemasaran dengan basis nol setiap awal tahun lalu kemudian dibandingkan dengan kegiatan yang ingin dilaksanakan. Apabila prosedur ini dilaksanakan, setiap pokok anggaran pengeluaran bisa dihubungkan langsung pada sasaran perusahaan. Contohnya, apabila promosi penjualan merupakan cara yang penting untuk mencapai sebuah sasaran dalam suatu pasar tertentu, tatkala promosi penjualan muncul dalam program, masing-masing mempunyai sasaran spesifik yang bisa dihubungkan dengan sasaran utama. Metode tersebut memastikan bahwa setiap pokok pengeluaran betul-betul bisa dipertanggungjawabkan sebagai bagian dari pendekatan yang objektif, rasional, dan pendekatan tugas. Hal tersebut juga memastikan bahwa ketika perubahan harus dibuat, perubahan tersebut bisa dibuat dengan cara yang meminimalkan gangguan ada terhadap sasaran jangka panjang perusahaan.

Apa Yang Harus Muncul Dalam Suatu Rencana Pemasaran Strategis?
Rencana pemasaran terletak pada jantung kegiatan penciptaan pendapatan perusahaan. Suatu rencana pemasaran strategis tertulis (written strategic marketing plan) mempunyai fungsi sebagai pengarah dalam mengambil keputusan operasional. Rincian yang cenderung sangat mendalam harus dihindari. Fungsi dari rencana ialah untuk menentukan dimana perusahaan berada saat ini, ke mana perusahaan akan pergi, dan bagaimana cara mencapainya. Apa saja yang harus muncul dalam rencana pemasaran strategis tertulis dapat digambarkan dalam gambar 10.3 dibawah. Rincian dan penjelasan setiap komponen akan disajikan kemudian.

Penggunaan Rencana Pemasaran dan Anggaran Pemasaran

Apakah Pernyataan Misi Atau Tujuan Itu?
Pernyataan misi (mission statement) merupakan salah satu dari aspek-aspek perencanaan pemasaran yang paling sulit untuk dikuasai, terutama karena mempunyai sifat filosofis dan kuantitatif. Sebagian organisasi atau perusahaan menemukan adanya beberapa departemen, atau bahkan beberapa grup dalam departemen yang sama yang cenderung bergerak ke arah yang berbeda, dan sering kali dengan hasil yang saling bertabrakan, hal ini hanya karena organisasi yang barsangkutan tersebut tidak mendefinisikan batasan bisnis mereka serta bagaimana mereka harus berbisnis dengan cara yang jelas.

Hal berikut ini haruslah muncul dalam suatu pernyataan misi ataupun tujuan, yang biasanya berisi tidak lebih dari satu paragraf, antara lain sebagai berikut:
1.      Peran atau kontribusi
a.       Layanan.
b.      Laba (jelaskan).
c.       Pencari peluang.
2.      Definisi bisnis.
Definisikan bisnis yang dilaksanakan dalam bentuk manfaat yang disajikan serta kebutuhan yang akan dipuaskan, ketimbang dalam bentuk barang yang diproduksi.
3.      Kompetensi inti (core competencies).
Identifikasi keahlian khusus, kemampuan, serta sumber daya yang merupakan kunci keberhasilan dimasa mendatang. Kompetensi inti ialah suatu integrasi keahlian dan teknologi, bukannya suatu keahlian semata-mata. Kompetensi inti haruslah unik sehingga dapat memberikan keunggulan atas pesaing. Apabila bisa menempatkan nama pesaing pada kompetensi yang sama, itu artinya bukanlah kompetensi inti melainkan hanya kemampuan dasar saja.
4.      Posisi unik serta berharga di pasar yang dipilih oleh perusahaan.
5.      Indikasi masa depan
a.       Apa yang mungkin akan dilakukan perusahaan.
b.      Apa yang akan dilakukan perusahaan.
c.       Apa yang tidak akan pernah dilakukan perusahaan.

Penggunaan Rencana Pemasran dan Anggaran Pemasaran


A. PENGGUNAAN RENCANA PEMASARAN

Rencana pemasaran pada umumnya berisi rencana produk, rencana periklanan, rencana harga, rencana promosi penjualan, rencana distribusi, dan rencana pasar sasaran untuk setiap sasaran dan target dari tiap-tiap segmen pasar. Suatu rencana pemasaran strategis tertulis merupakan sebuah acuan bagi keputusan operasional yang dibuat dalam perjalanan waktu. Rincian bukanlah sebuah tujuan. Fungsi utama dari rencana pemasaran ialah untuk menentukan dimana perusahaan sekarang berada, kemana perusahaan akan pergi, dan bagaimana cara mencapainya. Rencana pemasaran terletak pada jantung kegiatan penciptaan pendapatan perusahaan. Dari rencana itu mengalir kegiatan-kegiatan perusahaan, seperti jadwal aliran uang, jumlah dan karakteristik tenaga kerja.


B. ANGGARAN PEMASARAN

Penganggaran terbaik ialah dengan cara menetapkan semua pengeluaran pemasaran dengan basis nol setiap awal tahun lalu kemudian dibandingkan dengan kegiatan yang ingin dilaksanakan. Apabila prosedur ini dilaksanakan, setiap pokok anggaran pengeluaran bisa dihubungkan langsung pada sasaran perusahaan. Contohnya, apabila promosi penjualan merupakan cara yang penting untuk mencapai sebuah sasaran dalam suatu pasar tertentu, tatkala promosi penjualan muncul dalam program, masing-masing mempunyai sasaran spesifik yang bisa dihubungkan dengan sasaran utama. Metode tersebut memastikan bahwa setiap pokok pengeluaran betul-betul bisa dipertanggungjawabkan sebagai bagian dari pendekatan yang objektif, rasional, dan pendekatan tugas. Hal tersebut juga memastikan bahwa ketika perubahan harus dibuat, perubahan tersebut bisa dibuat dengan cara yang meminimalkan gangguan ada terhadap sasaran jangka panjang perusahaan.

Apa Yang Harus Muncul Dalam Suatu Rencana Pemasaran Strategis?
Rencana pemasaran terletak pada jantung kegiatan penciptaan pendapatan perusahaan. Suatu rencana pemasaran strategis tertulis (written strategic marketing plan) mempunyai fungsi sebagai pengarah dalam mengambil keputusan operasional. Rincian yang cenderung sangat mendalam harus dihindari. Fungsi dari rencana ialah untuk menentukan dimana perusahaan berada saat ini, ke mana perusahaan akan pergi, dan bagaimana cara mencapainya. Apa saja yang harus muncul dalam rencana pemasaran strategis tertulis dapat digambarkan dalam gambar 10.3 dibawah. Rincian dan penjelasan setiap komponen akan disajikan kemudian.

Penggunaan Rencana Pemasaran dan Anggaran Pemasaran

Apakah Pernyataan Misi Atau Tujuan Itu?
Pernyataan misi (mission statement) merupakan salah satu dari aspek-aspek perencanaan pemasaran yang paling sulit untuk dikuasai, terutama karena mempunyai sifat filosofis dan kuantitatif. Sebagian organisasi atau perusahaan menemukan adanya beberapa departemen, atau bahkan beberapa grup dalam departemen yang sama yang cenderung bergerak ke arah yang berbeda, dan sering kali dengan hasil yang saling bertabrakan, hal ini hanya karena organisasi yang barsangkutan tersebut tidak mendefinisikan batasan bisnis mereka serta bagaimana mereka harus berbisnis dengan cara yang jelas.

Hal berikut ini haruslah muncul dalam suatu pernyataan misi ataupun tujuan, yang biasanya berisi tidak lebih dari satu paragraf, antara lain sebagai berikut:
1.      Peran atau kontribusi
a.       Layanan.
b.      Laba (jelaskan).
c.       Pencari peluang.
2.      Definisi bisnis.
Definisikan bisnis yang dilaksanakan dalam bentuk manfaat yang disajikan serta kebutuhan yang akan dipuaskan, ketimbang dalam bentuk barang yang diproduksi.
3.      Kompetensi inti (core competencies).
Identifikasi keahlian khusus, kemampuan, serta sumber daya yang merupakan kunci keberhasilan dimasa mendatang. Kompetensi inti ialah suatu integrasi keahlian dan teknologi, bukannya suatu keahlian semata-mata. Kompetensi inti haruslah unik sehingga dapat memberikan keunggulan atas pesaing. Apabila bisa menempatkan nama pesaing pada kompetensi yang sama, itu artinya bukanlah kompetensi inti melainkan hanya kemampuan dasar saja.
4.      Posisi unik serta berharga di pasar yang dipilih oleh perusahaan.
5.      Indikasi masa depan
a.       Apa yang mungkin akan dilakukan perusahaan.
b.      Apa yang akan dilakukan perusahaan.
c.       Apa yang tidak akan pernah dilakukan perusahaan.

Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 9.2.17

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

TIPE-TIPE PEMBELI

TIPE-TIPE PEMBELI Taukah anda bahwa pembeli ternyata memiliki beberapa tipe. Hal ini dilihat dari bagaimana karakteristik seorang pembeli...