MANFAAT DAN TUJUAN BEKERJA DALAM TIM

MANFAAT DAN TUJUAN BEKERJA DALAM TIM

Bekerja dalam bentuk tim akan lebih efektif dibandingkan dengan bekerja sendiri-sendiri. Lalu apa saja manfaat dan tujuan bekerja dalam tim? Yaitu sebagai berikut:

A.     Fungsi dan Manfaat Bekerja Dalam Tim

Bekerja dalam tim mempunyai banyak fungsi dan manfaat. Fungsi bekerja dalam tim antara lain bisa perilaku, merubah sikap, dan nilai-nilai pribadi serta bisa turut serta dalam mendisiplinkan anggota lainnya. Anggota tim yang menyimpang bisa ditekan dan diluruskan dengan dalih kewajiban untuk mematuhi dan melaksanakan aturan serta norma yang berlaku dalam tim. Selain itu, tim bisa digunakan untuk pengambilan keputusan, merundingkan, serta bernegosiasi (bargaining). Anggota tim yang dengan latar belakang berbeda-beda mungkin saja bisa membawa perspektif ataupun pengaruh positif terhadap proses pengambilan keputusan.

Cara kerja tim menghendaki adanya komunikasi secara terbuka diantara semua anggota tim. Interaksi antar anggota tim yang efektif akan dapat mempengaruhi dinamika kerja tim. Contohnya, anggota yang ikut dalam penyusunan rencana akan terikat oleh upaya dalam pencapaian tujuan. Pemahaman mengenai tim merupakan hal yang penting untuk bisa melaksanakan semua fungsi manajemen, terutama kepemimpinan. Karena sebuah tim merupakan refleksi dari kenyataan hidup kelompok orang yang terorganisasi.

Tim tidak hanya penting serta bermanfaat bagi organisasinya saja, akan tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi individu para anggotanya. Tim bisa menyediakan kepuasan sosial bagi para anggotanya maka perasaan pemilikan ataupun dukungan terhadap tim akan berkurang. Manfaat lainnya dari tim ialah dapat meningkatkan komunikasi interpersonal di antara para anggotanya. Secara lebih rinci manfaat bekerja dalam tim ialah sebagai berikut:

1.      Manfaat Bagi Organisasi

a.       Meningkatkan kualitas kerja
b.      Meningkatkan produktifitas kerja
c.       Meningkatkan kemajuan organisasi
d.      Meningkatkan mentalitas kerja

2.      Manfaat Bagi Anggota

a.       Tanggung jawab atas pekerjaan dapat dipikul bersama
b.      Stress ataupun beban akibat pekerjaan akan berkurang
c.       Sebagai media aktualisasi diri
d.      Memperoleh balas jasa dan penghargaan
e.       Dapat menyalurkan bakat dan kemampuannya


B.     Tujuan Bekerja Dalam Tim

Setiap kegiatan memiliki tujuan tertentu. Demikian juga bekerja dalam tim sudah pasti memiliki tujuan. Setiap tim tentu saja memiliki tujuan yang berbeda-beda sesuai dengan permasalahan serta bidang garapan masing-masing tim. Pada dasarnya tujuan bekerja dalam tim didasarkan pada dua prinsip, yaitu sebagai berikut:

1.      Kesatuan Tujuan

Setiap anggota tim tentu saja memiliki kesamaan tujuan. Prinsip kesatuan tujuan tersebut mencakup kesamaan visi, misi, sasaran dan program kerja tim. Jika suatu program garapan ataupun proyek harus diselesaikan dalam kurun suatu periode waktu tertentu maka pola pelaksanaan kerja tim juga harus disesuaikan dengan prinsip kesatuan tujuan.

2.      Efisiensi dan Efektif

Suatu tim efisien apabila setiap anggota menyelesaikan tugas ataupun pekerjaan secara cepat, efisien serta efektif. Suatu tim yang efisien ialah tim yang bekerja tanpa pemborosan serta kecerobohan, sehingga memberi kepuasan kerja.Tujuan bekerja dalam tim, antara lain adalah untuk meningkatkan produktivitas serta efektivitas kerja. Suatu tim disebut efektif apabila telah memiliki ciri-ciri berikut ini:

a.      Tujuan yang Jelas dan Operasional
Suatu tim harus mempunyai tujuan yang jelas dan operasional agar dapat dikerjakan serta dicapai secara nyata oleh semua anggota tim.

b.      Keterampilan yang Memadai
Setiap anggota tim harus mempunyai kompetensi maupun keterampilan yang memadai agar mampu bekerja dalam tim dengan baik.

c.       Komitmen
Setiap anggota tim harus mempunyai komitmen yang jelas terhadap misi pekerjaannya. Kesetiaan setiap anggota kepada tim tidak hanya pada tahap attach (hanya sebagai pelengkap saja, misalnya asal ada atau asal hadir) dan involve (ikut serta terlibat, misi serta kepentingan individu lebih dominan), akan tetapi sampai pada tahap pelaksanaan komitmen. Dengan kata lain individu berperan aktif dalam tim dengan segenap potensi serta kemampuannya. Dalam hal ini yaitu lebih mengutamakan kepentingan tim dibandingkan dengan kepentingan pribadi, ataupun kepentingan individu melebur dalam kepentingan tim.

d.      Saling Percaya
Setiap anggota tim harus mempunyai rasa saling percaya antar anggota. Suasana saling percaya dalam tim sangat dipengaruhi oleh budaya dalam tim itu sendiri. Tim yang menganut nilai keterbukaan serta kemitraan akan mendorong para anggotanya untuk komit terhadap tugas serta pekerjaannya.

e.       Komunikasi yang Baik
Dalam tim harus terjalin proses komunikasi yang baik. Anggota bisa menyampaikan pesan, gagasan serta keinginan, termasuk umpan balik kepada anggota yang lainnya.

f.        Kemampuan Negosiasi
Tim yang efektif bersifat luwes serta terus menerus mengadakan penyesuaian. Oleh karenanya, anggota tim harus memiliki ketrampilan negosiasi yang memadai serta mampu menghadapi dan menerima perbedaan.

g.      Kepemimpinan yang Tepat
Pimpinan tim harus bisa memotivasi para anggotanya agar mau mengikuti perkembangan serta perubahan yang terjadi. Dalam hal ini yaitu pimpinan tim diharapkan bisa menjelaskan tujuan, mengatasi hambatan, serta membantu anggotanya agar bisa menyelesaikan tugas dan pekerjaannya dengan baik.

Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 17.2.17

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

Apa Itu Kombinasi Harga (Price Mix)?

Kombinasi Harga (Price Mix) Setiap perusahaan harus bisa menetapkan price mix (kombinasi harga) dalam rangka untuk memajukan promosi pen...