Strategi Pemasaran Dalam Tahap Penurunan

Strategi Pemasaran Dalam Tahap Penurunan

Penjualan perusahaan yang semakin lama semakin bergerak ke arah penurunan merupakan gejala tahap penurunan (decline) dalam siklus hidup produk {Product Life Cycle (PLC)}. Penurunan penjualan ini diakibatkan oleh berbagai faktor seperti perubahan selera pasar, perubahan teknologi, dan produk substitusi diterima oleh konsumen (baik dan didalam negeri maupun diluar negeri). Perusahaan akan berusaha mengeksploitasi produknya sebelum akhirnya memutuskan untuk menghapusnya dari jajaran Lini Produk yang ditawarkan kepada konsumen. Semua ini akan menyebabkan menghebatnya persaingan harga, kelebihan kapasitas, serta laba perusahaan menghilang.

Tetapi produk yang memasuki tahap penurunan (decline) bukan berarti sudah tidak lagi menguntungkan. Justru ada kemungkinan akan menguntungkan bagi perusahaan yang masih bertahan di pasar yang bersangkutan, karena perusahaan mungkin dapat memanfaatkan sisa-sisa konsurnen yang sudah ditinggalkan oleh para pesaing. Pada tahap penurunan ini produk hanya akan memenuhi kebutuhan pasar inti, sehingga konsumen cenderung akan spesialis.

Sejumlah alternatif  atau strategi bisa dilakukan pada tahap akhir siklus hidup produk {Product Life Cycle (PLC)} ini. Tetapi perlu juga diperhatikan bahwa pilihan alternatif harus didasarkan pada kelemahan dan kekuatan perusahaan serta daya tarik industri bagi perusahaan. Alternatif-alternatif atau strategi yang bisa dilakukan oleh perusahaan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

1.      Menambah investasi agar bisa menempati atau mendominasi posisi persaingan yang baik.
2.      Tetap pada tingkat investasi perusahaan saat ini sampai ketidakpastian industri dapat diatasi.
3.      Mengurangi investasi perusahaan dengan selektif dengan cara meninggalkan konsumen yang dirasa kurang menguntungkan, tetapi menambah investasi untuk kelompok kecil konsumen yang masih tetap setia dan menguntungkan.
4.      Mengubah produk atau mencari manfaat atau penggunaan baru pada produk.
5.      Mencari pasar baru.
6.      Harvesting strategy untuk merealisasikan pengembalian uang tunai dengan cepat.
7.      Menjual aset perusahaan dan mninggalkan bisnis tersebut.

Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 12.12.16

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel. Terima kasih.

Recommended

Apa Itu Kombinasi Harga (Price Mix)?

Kombinasi Harga (Price Mix) Setiap perusahaan harus bisa menetapkan price mix (kombinasi harga) dalam rangka untuk memajukan promosi pen...