PENGERTIAN, ISTILAH, DAN MANFAAT PERENCANAAN KARIR

PENGERTIAN PERENCANAAN KARIR

Dari satu perspektif yaitu perspektif karier yang objektif, karier merupakan urutan posisi yang diduduki oleh seseorang selama masa hidupnya. Meskipun demikian dari perspektif lainnya yaitu perspektif kaier subjektif, karier terdiri atas perubahan sikap, nilai-nilai, dan motivasi yang disebabkan karena seseorang menjadi lebih tua. Kedua perspektif tersebut baik objektif maupun subjektif, berfokus pada individu. Kedua perspektif ini beranganggapan bahwa seseorang memiliki beberapa tingkat pengendalian terhadap nasib mereka, oleh karena itu mereka dapat mengubah peluang untuk memaksimalkan keberhasilan dan kepuasan yang berasal dari karier mereka.

Perspektif tadi lebih lanjut mengasumsikan bahwa aktivitas sumber daya manusia harus mengenai tahap karier dan membantu para karyawan dengan tugas-tugas pengembangan yang mereka hadapi di setiap karier. Perencanaan karier sangat penting mengingat konsekuensi keberhasilan atau kegagalan karier berkaitan erat dengan konsep identitas, diri, dan kepuasan setiap individu pada karier dan kehidupannya sendiri.

Menurut Henry Simamora (2004) karier adalah urutan aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan pekerjaan dan perilaku, nilai-nilai serta aspirasi seseorang selama rentang hidup orang tersebut. Sementara perencanaan karier (career planning) adalah proses yang dilalui oleh individu karyawan untuk mengidentifikasi dan mengambil langkah-langkah atau proses-proses untuk mencapai tujuan kariernya.

{|CATATAN| Untuk menambah pemahaman tentang perencanaan karir, simak ke 2 artikel berikut ini: 1. 2 Macam Perencanaan Karir dan Kebutuhan Karyawan | 2. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perencanaan Karier}

Di sini perencanaan karier melibatkan pengidentifikasian tujuan yang berhubungan dengan karier dan penyusunan rencana untuk mencapai tujuan itu. perencanaan karier yang realistik akan memaksa individu untuk bisa melihat peluang yang ada sehubungan dengan kemampuannya.

Menurut Hani Handoko (1995) karier dapat didefinisikan menjadi tiga, yaitu:
1.      Karier sebagai suatu urutan promosi atau pemindahan (transfer) lateral dari suatu jabatan ke jabatan-jabatan yang lebih menuntut tanggung jawab atau ke lokasi-lokasi yang lebih baik dalam atau menyilang hierarki hubungan kerja selama kehidupan bekerja seseorang.
2.      Karier sebagai penunjuk pekerjaan-pekerjaan yang membentuk suatu pola kemajuan yang sistematik dan jelas jalur kariernya. Sebagai contoh dalam profesi pemrosesan data, jalur karier pada umumnya dimulai dari operator komputer dan kemudian meningkat menjadi pemrogram junior, pemrogram senior, analis dan pemrogram junior, analis dan pemrogram, analis sistem, analis senior, pimpinan proyek, manajer departemen sistem, dan wakil direktur bidang pelayanan informasi.
3.      Karier merupakan sejarah pekerjaan seseorang atau serangkaian posisi yang dipegangnya selama kehidupan kerja orang tersebut. Dalam hal ini semua orang dengan sejarah kerja mereka disebut memiliki karier.


ISTILAH-ISTILAH DALAM PERENCANAAN KARIER

Berikut istilah-istilah dalam perencanaan karier:

1.      Karier

Suatu karier adalah seluruh pekerjaan (jabatan) yang dipegang atau ditangani selama kehidupan kerja seseorang.

2.      Jalur Karier (Career Path)

Suatu jalur karier ialah pola pekerjaan-pekerjaan berurutan yang membentuk karier seseorang.

3.      Sasaran-sasaran Karier (Career Goals)

Sasaran karier merupakan posisi di waktu yang akan datang dimana seseorang berjuang untuk mencapainya sebagai bagian dari kariernya.

4.      Perencanaan Karier (Career Planing)

Perencanaan kerier adalah proses melalui mana seseorang memilih sasaran karier dan jalur ke sasaran tersebut.

5.      Pengembangan Karier (Career Development)

Pengembangan karier adalah peningkatan-peningkatan pribadi yang dilakukan oleh seseorang untuk mencapai suatu rencana karier.


MANFAAT PERENCANAAN KARIR


Pengertian dan Manfaat Perencanaan Karir

Ada beberapa manfaat yang bisa diambil dari perencanaan karier, yaitu sebagai berikut:
1.      Perencanaan dan pengembangan karier dapat memberikan petunjuk mengenai siapa diantara para karyawan yang pantas untuk mendapatkan promosi di masa depan, dengan oleh karena itu suplai intenal untuk karyawan dari dalam perusahaan bisa lebih tejamin. Hal tersebut berarti organisasi atau perusahaan tidak harus selalu mencari tenaga kerja atau karyawan dari luar organisasi untuk mengisi lowongan yang disebabkan berbagai hal seperti misalnya pekerja yang berhenti, diberhentikan, meninggal dunia atau memasuki usia pensiun.

2.      Perencanaan dan pengembangan karier yang mendapat perhatian lebih dari manajemen sumber daya manusia dapat mengahsilkan loyalitas dan komitmen karyawan terhadap organisasi atau perusahaan. Sehingga keinginan untuk angkat kaki dari perusahaan akan menurun, yang pada akhirnya akan menguntungkan untuk perusahaan.

3.      Faktanya setiap karyawan masih memiliki kemampuan yang belum dimanfaatkan secara optimal dalam perusahaan, sehingga potensinya masih belum keluar untuk perusahaan. Dengan adanya perencanaan karier yang bagus dalam perusahaan, para karyawan akan terdorong untuk mengembangkan potensi yang belum digunakannya tersebut untuk digunakan dalam pekerjaan perusahaan. Sehingga perusahaan akan memiliki kinerja yang efiseien, efektif dan produktif.

4.      Perencanaan karier akan mendorong para karyawan untuk tumbuh dan berkembang, tidak hanya secara mental dan intelektual, tetapi juga dalam profesionalisme. Manfaat tersebut sangat penting karena perusahaan hanya mungkin meraih kemajuan jika karyawan yang bekerja didalamnya berusaha untuk bertumbuh dan berkembang dalam semua segi kehidupan serta penghidupannya. Pertumbuhan dan juga perkembangan tersebut pada akhirnya akan sampai pada tekad karyawan untuk menjadi karyawan yang terbaik dalam tugas dan bidangnya tanpa memandang apapun bidang yang ditekuninya.

5.      Perencanaan karier yang baik akan mencegah terjadinya penumpukan tenaga kerja atau karyawan yang terhalang pengembangan kariernya oleh atasan mereka sendiri, entah itu disadari atau tidak. Padahal bisa saja diantara para karyawan tersebut ada yang mempunyai kemampuan serta kemauan yang layak untuk dikembangkan dalam perusahaan.
Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 17.10.16

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

TIPE-TIPE PEMBELI

TIPE-TIPE PEMBELI Taukah anda bahwa pembeli ternyata memiliki beberapa tipe. Hal ini dilihat dari bagaimana karakteristik seorang pembeli...