KETENAGAKERJAAN: PENGERTIAN TENAGA KERJA, KLASIFIKASI, DAN MASALAH KETENAGAKERJAAN

Ketenagakerjaan – Berbicara mengenai ketenagakerjaan pasti tidak lepas dari yang namanya tenaga kerja, atau segala sesuatu yang berhubungan dengan tenaga kerja seperti misalnya karyawan, buruh, masalah pengangguran dan sebagainya.

Ketenagakerjaan atau tenaga kerja merupakan bagian dari fakor produksi, oleh karena itu tenaga kerja sangat penting dalam kegiatan ekonomi maupun dalam perekonomian suatu negara. Tanpa adanya tenaga kerja, bisa dipastikan kegiatan perekonomian akan lumpuh dan tidak akan berjalan. 

Dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2013 tentang ketenagakerjaan, disebutkan bahwa: 
“Ketenagakerjaan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan tenaga kerja baik pada waktu sebelum, selama, dan sesudah masa kerja.”

Dari pengertian ketenagakerjaan tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa ketenagakerjaan tidak selalu berhubungan dengan subjek, melainkan dengan berbagai faktor seperti sebelum masa kerja ada masalah kesempatan kerja yang sempit, lalu selama masa kerja ada masalah penggajian atau kualitas tenaga kerja yang rendah, dan sesudah masa kerja ada masalah pemenuhan hak pensiunan atau yang lainnya. Semua itu adalah bukti bahwa ketenagakerjaan menyangkut hal yang kompleks.


PENGERTIAN TENAGA KERJA


Pengertian Ketenagakerjaan

Tenaga kerja merupakan salah satu subjek dari ketenagakerjaan.
Menurut Undang-Undang No. 13 Tahun 2013, Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat.

Dari pengertian diatas terdapat kata “setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan,” itu berarti tidak semua penduduk bisa dikatakan sebagai tenaga kerja, karena pada dasarnya tidak semua orang mampu melakukan pekerjaan. Orang yang tidak mampu melakukan pekerjaan inilah yang disebut sebagai bukan angkatan kerja. Jadi kesimpulannya tenaga kerja itu terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok angkatan kerja dan kelompok bukan angkatan kerja.

a.       Angkatan Kerja
Angkatan kerja adalah setiap penduduk yang telah memasuki usia kerja, baik yang sudah bekerja, belum bekerja, atau sedang mencari pekerjaan. Penduduk yang termasuk dalam usia kerja adalah penduduk yang berusia antara 15 tahun sampai 64 tahun. Tidak semua penduduk usia kerja bisa dikatakan sebagai angkatan kerja, hal ini karena penduduk yang tidak aktif dalam sebuah kegiatan ekonomi tidak termasuk ke dalam kelompok angkatan kerja. Angkatan kerja dibagi menjadi dua kelompok, yaitu angkatan kerja yang bekerja dan angkatan kerja yang tidak bekerja.

b.      Bukan Angkatan Kerja
Tenaga kerja yang bukan merupakan angkatan kerja adalah penduduk yang belum atau sudah memasuki usia kerja tetapi tidak berminat bekrja karena suatu alasan. Jika dilihat secara usia penduduk bukan angkatan kerja adalah penduduk yang berusia antara 0-14 tahun dan penduduk yang berusia lebih dari 64 tahun. Contoh penduduk bukan angkatan kerja adalah pelajar, ibu rumah tangga dan sebagainya.


KLASIFIKASI TENAGA KERJA

Secara umum tenaga kerja dapat diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu tenaga kerja terdidik, tenaga kerja tidak terdidik, dan tenaga kerja terampil.

a.       Tenaga Kerja Terdidik
Tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang mempunyai keahlian pada bidang tertentu. Keahlian tersebut diperoleh dari bidang pendidikan. Contoh tenaga kerja terdidik adalah dosen, dokter, guru, akuntan, pengacara dan sebagainya.

b.      Tenaga Kerja Terlatih
Tenaga kerja terlatih merupakan tenaga kerja yang memiliki keahlian pada bidang tertentu dan keahlian tersebut diperoleh dari pengalaman dan latihan. Contoh tenaga kerja terlatih adalah montir, tukang jahit, supir dan sebagainya.

c.       Tenaga Kerja Tidak Terdidik dan Tidak Terlatih
Yaitu tenaga kerja yang bekerja hanya dengan mengandalkan tenaganya saja, tidak memerlukan pendidikan dan latihan terlebih dahulu. Contohnya seperti buruh kasar, kuli, pembantu rumah tangga, dan pekerjaan lainnya.


MASALAH KETENAGAKERJAAN

Masalah ketenagakerjaan banyak dialami oleh banyak negara termasuk Indonesia. Masalah ketenagakerjaan timbul karena beberapa faktor seperti kesempatan kerja yang rendah, pendidikan yang rendah, pertumbuhan ekonomi yang rendah dan lain sebagainya. Setiap negara berusaha untuk mengatasi masalah ini dengan berbagai cara, misalnya dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan, memperbaiki fasilitas dan sebagainya.

Setiap negara memiliki masalah ketenagakerjaan yang berbeda termasuk Indonesia, berikut masalah-masalah yang sering muncul dari ketenagakerjaan Indonesia:

a.       Kualitas Tenaga Kerja yang Rendah
Masalah kualitas tenaga kerja yang rendah timbul dari akibat tingkat pendidikan yang rendah, baik itu pendidikan formal maupun non formal. Tingkat pendidikan yang rendah ini biasanya terjadi akibat kemampuan ekonomi masyarakat Indonesia yang belum mampu menempuh pendidikan yang tinggi. Akibatnya saat memasuki usia angkatan kerja timbulah masalah kualitas tenaga kerja yang rendah.

b.      Jumlah Kesempatan Kerja yang Rendah
Jumlah kesempatan kerja yang rendah timbul akibat dari produktivitas masyarakat yang rendah sehingga jumlah lapangan kerja tidak sebanding dengan jumlah angkatan kerja. Jika jumlah angkatan kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja maka akan menimbulkan masalah pengangguran. {|CATATAN| Baca selengkapnya mengenai kesempatan kerja pada artikel berikut ini: Pengertian Kesempatan Kerja dan Strategi Peningkatannya}

c.       Persebaran Tenaga Kerja yang Tidak Merata
Pembangunan ekonomi yang tidak merata mengakibatkan persebaran tenaga kerja juga tidak merata. Sehingga tingkat kesejahteraan suatu daerah dengan daerah lain tidak seimbang. Selain itu tidak meratanya pembangunan ekonomi dapat berimbas pada persebaran penduduk yang tidak merta.

d.      Masalah Pengangguran
Pengangguran merupakan masalah paling besar dalam ketenagakerjaan Indonesia. Hal ini disebabkan karena tingginya jumlah penduduk Indonesia yang tidak dibarengi dengan kesempatan kerja yang cukup. Selain itu rendahnya kualitas tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi juga menjadi fakor dalam munculnya masalah pengangguran ini.

Ilmu Ekonomi ID
Ilmu Ekonomi ID Updated at: 7.9.16

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik pembahasan artikel, dan jangan ragu untuk menegur kami apabila ada kesalahan dalam artikel. Terima kasih.

Recommended

Apa Itu Kombinasi Harga (Price Mix)?

Kombinasi Harga (Price Mix) Setiap perusahaan harus bisa menetapkan price mix (kombinasi harga) dalam rangka untuk memajukan promosi pen...